Tol Brebes-Pemalang Terus Dikebut, Ruas Sitemu-Cibiuk Masih Terputus

Pembangunan jalan tol Brebes Timur/Pemalang, Kabupaten Tegal, Jateng. (Antara/Oky Lukmansyah)
10 Mei 2018 20:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, BATANG — Pembangunan 33, 3 km jalan tol Brebes Timur-Pemalang Barat yang diproyeksikan fungsional pada musim mudik Lebaran 2018 terus dikebut siang-malam. Padahal, sekitar 5 km jalan di ruas Sitemu-Cibiuk terlihat masih terputus.

Berdasarkan pantauan Kantor  Berita Antara, Kamis (10/5/2018), jalur jalan yang sudah lengkap fasilitasnya, baik rambu, lampu reflektor, pagar pembatas bahu jalan, beton median, marka jalan, lampu penerangan, baru selesai sekitar 13,5 km, atau di sekitar rest area di Km 282. Sementara itu, sisanya masih terus dilengkapi fasilitasnya.

Pekerja terus melakukan penimbunan di sisi kiri dan kanan jalan, pemasangan rangka beton pemisah, pemasangan pagar pembatas, pengecatan marka jalan, serta pengaspalan pada tanjakan dan turunan jembatan. Beberapa titik pembetonan dan pengaspalan jalan juga ditargetkan rampung sebelum musim mudik Lebaran 2018.

Jalan yang dalam proses pembetonan dan pengaspalan itu pada umumnya terletak di sekitar enam jembatan antara ruas Tegal Timur sampai Pemalang Barat. Pembetonan juga masih dilakukan di setengah lajur ruas jalan di bawah simpang susun Pemalang arah Jakarta.

Berdasarkan pantauan Antara, keberadaan rest area di ruas Tegal Timur sampai Pemalang masih proses pembangunan dengan progres sekitar 50%. Masih belum jelas apakah rest area di Km 275 dan Km 292 di jalur arah Semarang, bisa difungsikan untuk pada masa angkuta mudik Lebaran 2018 yang tinggal satu bulan lagi.

Sedangkan sepanjang sekitar 5 km jalan di ruas fungsional Pemalang-Batang antara Sitemu-Cibiuk terlihat masih terputus. Ribuan truk pengangkut tanah setiap hari berdatangan untuk melakukan pengurukan tanah.

Hujan yang mengguyur lokasi proyek pada Kamis dini hari membuat jalan akses truk agak labil sehingga pergerakan truk terbatas. Akibatnya, antrean truk mengular sampai akses masuk dari simpang susun Pemalang.

Seorang pekerja mengungkapkan, sehari sebelumnya, truk melintas dengan kecepatan normal karena jalan tanah kering, tetapi setelah hujan kecepatan truk melintasi jalan darurat menjadi terbatas. "Kemarin jalan truk lancar dan tidak ada antrean," katanya yang berharap tidak sering hujan sebelum arus mudik.

Sebelumnya, Direktur Operasional II PT Jasa Marga Subakti Syukur menjelaskan ruas tol Pejagan-Pemalang akan bisa operasional sebelum masa angkutan mudik Lebaran 2018. Sedangkan ruas Pemalang-Batang, ruas Batang-Semarang, serta ruas Salatiga-Kartasura bersifat fungsional.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Antara