Legislator Minta Perbaikan Jalan Tak Ganggu Pemudik Lebaran 2018

Deretan kendaraan memasuki jalan tol dalam Kota Semarang di gerbang tol Manyaran, Kota Semarang. (Semarangpos.com/Imam Yuda Saputra)
19 Mei 2018 05:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Wakil Ketua Komisi D DPRD Jawa Tengah Hadi Santoso meminta pekerjaan perbaikan jalan yang belum selesai hingga H-10 Lebaran 2018 tidak mengganggu kelancaran arus mudik.

"Memasuki H-10 Lebaran proyek pekerjaan harus dihentikan sementara waktu, kondisi jalan harus bersih dan tidak ada sisa pekerjaan jalan yang tertinggal karena hal itu akan mengganggu arus mudik," katanya di Kota Semarang, Jawa Tengah, Jumat (18/5/2018).

Hadi juga meminta tidak ada perbedaan tinggi jalan antara ruas jalan yang sudah selesai diperbaiki dan yang belum selesai agar tidak membahayakan pengguna jalan yang melintas. "Jadi kanan kiri harus rata tidak boleh tinggi sebelah dan tidak boleh panjang sebelah, nanti bisa membahayakan pengguna jalan," ujarnya.

Terkait dengan material yang digunakan, politikus Partai Keadilan Sejahtera itu menekankan agar materialnya harus berkualitas dan sesuai spesifikasi yang telah ditentukan. Sementara itu, Dinas Bina Marga, Pekerjaan Umum, dan Cipta Karya Jateng mempercepat perbaikan sejumlah ruas jalan menjelang arus mudik Lebaran 2018.

"Saat ini perbaikan jalan tingkat provinsi yang kami lakukan ada di 33 titik tersebar di sejumlah wilayah," kata Pelaksana Tugas Dinas Bina Marga, Pekerjaan Umum, dan Cipta Karya Provinsi Jateng Hanung Triyono.

Secara umum, kata dia, jalan yang ada di Provinsi Jateng sudah siap dilalui pemudik, baik jalan tingkat nasional, provinsi, maupun kabupaten/kota di jalur utara, selatan dan tengah. "Ruas jalan sudah bisa dipastikan mampu dilalui para pemudik pada H-10 Lebaran sesuai fungsinya, termasuk jalan tol ruas Semarang-Batang dan Salatiga-Kartasura yang berstatus fungsional," ujarnya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Antara