Kapolrestabes Semarang Bantah Adanya Bom di Polsek Ngaliyan

Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol. Abiyoso Seno Aji. (dok Solopos)
20 Mei 2018 06:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG – Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol. Abiyoso Seno Aji, membantah kabar adanya penemuan bom di wilayah Ngaliyan, Kota Semarang. Ia pun meminta masyarakat untuk tidak percaya dengan kabar itu karena sepenuhnya hoax.

“Saya atas nama Kapolrestabes Semarang, Komisaris Besar Polisi Abiyoso Seno Aji, menegaskan bahwa kabar atau berita tentang adanya temuan bom di Polsek Ngaliyan adalah tidak benar atau bohong. Saya dan jajaran Polrestabes Semarang meminta masyarakat tidak langsung percaya terhadap berita yang ada di media sosial,” ujar Kapolrestabes Semarang dalam keterangan resmi yang diterima Semarangpos.com, Sabtu (19/5/2018).

Kapolrestabes juga meminta masyarakat yang menerima info tersebut tidak menyebarkan ke pihak lain, sehingga memunculkan keresahan terhadap masyarakat.

Meski demikian, Kapolrestabes membenarkan jika sebelumnya pihaknya sempat menemukan paket yang mencurigakan. Paket itu ditemukan seorang warga bernama Surya di Jl. Honggowongso, Rabu (16/5/2018).

Surya yang curiga langsung melaporkan temuannya itu ke aparat Polsek Ngaliyan. Setelah diperiksa, paket itu hanya berisi baterai handphone dan power bank.

“Sudah kami cek, paket itu bukanlah bom melainkan baterai dan power bank. Foto yang beredar di media sosial tentang teroris yang kami amankan itu tidak benar. Foto orang yang dicantumkan itu adalah Surya, yang menemukan bukanlah teroris. Sedangkan, foto sejumlah bom pralon yang turut disebarkan bukanlah yang ada di Polsek Ngaliyan,” tegas Kapolrestabes Semarang.

Semenjak teror bom yang terjadi di kantor kepolisian, baik Surabaya  dan Riau, aparat kepolisian di sejumlah daerah langsung meningkatkan kewaspadaannya. Hal ini rupanya dimanfaatkan oleh sejumlah pihak untuk menyebar hoax atau berita bohong yang meresahkan masyarakat.

“Oleh karena itu, saya meminta kepada masyarakat kalau belum tahu kebenaran beritanya, jangan meng-share kepada orang lain,” beber Kapolrestabes Semarang. 

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya