Premanisme Jadi Perhatian Polisi saat Mudik Lebaran 2018

Ilustrasi mudik. (Solopos/Dok.)
30 Mei 2018 16:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG – Aparat Polda Jawa Tengah terus mematangkan persiapan menjelang musim mudik Lebaran 2018. Selain memetakan wilayah rawan macet dan kriminalitas, polisi juga akan menempatkan personel di lokasi-lokasi tersebut untuk mencegah aksi premanisme.

"Antisipasi pungli [pungutan liar] di Jalur Pantura, kita sebelum Lebaran ini melakukan Operasi Bersih dari Propam di semua jalur, baik utara, selatan, dan tengah. Selain pungli, juga antisipasi pemalakan, premanisme. Di Cilacap sudah ada yang diamankan dalam kasus pemalakan," ujar Kapolda Jateng Irjen Pol. Condro Kirono di Kota Semarang, Selasa (29/5/2018).

Ia menambahkan, untuk pengamanan arus mudik dan balik Lebaran 2018 nanti disiagakan 21.000 personel kepolisian dari berbagai satuan. Mereka akan bergabung dengan petugas pengamanan dari unsur TNI, termasuk petugas pemerintah daerah. "Untuk kekuatan Polri ada 21.000 personel. Nanti juga ada dari TNI, pemerintah daerah. Sementara untuk pospam mudik ada cukup banyak," jelas Condro.

Jenderal berbintang dua itu menambahkan pengamanan juga dilakukan di sepanjang jalan tol fungsional Pemalang-Semarang. Setiap 5 km akan ditempatkan mobil patroli Polisi Lalu Lintas atau Sabhara. Selain itu, patroli juga bakal semakin digencarkan.

"Ada pula mobilisasi mobil-mobil dari berbagai polres. Kemudian di rest area ada pengamanan. Antar-rest area itu kan tidak ada penerangan, nah nanti kita gunakan lampu-lampu SAR milik Polri untuk menerangi seputar rest area," lugasnya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Okezone.com