Menteri BUMN Pastikan Pasok BBM Jateng Lebih Baik di Lebaran 2018

Ilustrasi antrean di SPBU. (Bisnis/Rachman)
02 Juni 2018 10:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno menyatakan kesiapan PT Pertamina (Persero) menghadapi musim mudik Lebaran 2018. Pertamina, terutama Marketing Operation Region (MOR) IV Wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta diharapkan memberikan pelayanan lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya.

"MOR IV ini akan menjadi daerah paling padat pada masa liburan Hari Raya. Jadi tadi saya sudah mendapat presentasinya dan melihat sendiri kesiapannya insya Allah lebih baik dari tahun lalu," ujar Rini saat meninjau kesiapan sarana dan prasarana Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Pengapon, Semarang milik PT Pertamina di Semarang, Jateng, Jumat (1/6/2018).

TBBM Semarang merupakan salah satu urat nadi penyuplai kebutuhan BBM di beberapa wilayah Jateng, seperti Kendal, Batang, Pekalongan, Semarang, Karimun Jawa, Demak, Kudus, Jepara, Pati, Grobogan dan Blora. Untuk mengamankan pasokan BBM saat mudik Lebaran 2018, Terminal BBM Semarang menyiagakan 145 truk tangki BBM dengan total kapasitas 3.280 kl serta ditambah dengan empat unit mobile dispenser, yaitu truk tangki BBM yang dilengkapi dengan dispenser sehingga bisa langsung mengisikan BBM ke kendaraan.

Menurut Rini, mudik tahun ini akan lebih menantang karena sarana jalan tol yang sudah lebih panjang dan ada jalan tol fungsional. Namun, pemerintah akan terus memastikan seluruh sarana dan prasarana pendukung pendistribusian BBM selama Ramadan dan Idulfitri 2018 dapat beroperasi maksimal, demi kenyamanan dan kelancaran pemudik.

"Yang saya juga sangat senang bahwa tahun ini betul-betul disiapkan adanya Premium. Jadi di semua titik [pengisian BBM] 20% ada Premiumnya. Ini penting," kata dia.

Dalam kesempatan yang sama, Plt. Direktur Utama Pertamina Nicke Widyastuti mengatakan salah satu tantangan dalam pendistribusian BBM di Jateng adalah peningkatan konsumsi BBM serta potensi kemacetan yang diproyeksikan terjadi di exit tol Gandulan-Pemalang, Krapyak-Semarang, serta Ngasem-Kartosuro.

Jika secara nasional konsumsi BBM diproyeksikan mengalami puncaknya pada 9 Juni 2018, maka puncak konsumsi BBM di wilayah Jawa Tengah khususnya Semarang dan sekitarnya diprediksi terjadi pada 14-16 Juni 2018.

Berdasarkan data tahunan, pola konsumsi BBM masyarakat yang sudah tiba di kampung halamannya, akan meningkat pada satu hari sebelum Lebaran hingga Lebaran kedua. Konsumsi tertinggi di wilayah Semarang dan sekitarnya diprediksi mencapi 6.522 kl atau naik 34% dari konsumsi harian.

"Pertamina siap melayani masyarakat dan kami pastikan bahwa masyarakat dan pemudik tidak mengalami kelangkaan BBM selama Ramadan dan Idulfitri,” kata Nicke.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Antara