KAI Semarang Tutup 77 Perlintasan Sebidang

04 Juni 2018 07:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional (Daops) IV Semarang menargetkan menutup 77 perlintasan sebidang sepanjang tahun ini. Penutupan itu dilakukan menyusul tingginya risiko kecelakaan lalu lintas yang terjadi di perlintasan sebidang jalur kereta api.

Penutupan jalur perlintasan sebidang itu bakal dikerjakan tim gabungan dari PT KAI Daops IV Semarang bersama Direktorat Keselamatan Perkeretaapian, Balai Pengembangan Teknik Perkeretaapian Wilayah Jawa Tengah (Jateng) serta Dishub dan Pemda setempat.

“Tahun ini kita targetkan 77 jalur perlintasan sebidang yang ditutup. Jumlah ini lebih sedikit dibanding tahun lalu, di mana tahun lalu kami sudah menutup 133 jalur perlintasan sebidang yang liar dan tidak dijaga petugas,” ujar Manajer Humas PT KAI Daops IV Semarang, Suprapto, saat dihubungi Semarangpos.com, Minggu (3/6/2018).

Dengan ditutupnya perlintasan sebidang itu, Suprapto berharap arus perjalanan kereta api di wilayah KAI Daops IV Semarang berjalan lancar, terutama saat arus mudik Lebaran 2018.

Pada arus mudik Lebaran 2018, Suprapto mengatakan pihaknya akan menerjunkan 574 personel, meliputi 106 petugas KAI organik dan 468 non-organik, yang terdiri dari 350 petugas reguler dan 118 petugas keamanan dari TNI dan Polri.

Sementara untuk 350 petugas regular terdiri dari personel keamanan di dalam kereta dan 85 petugas yang berjaga di stasiun.

“Mereka bertugas memperketat penjagaan di atas gerbong kereta, memantau keamanan di sepanjang jalur kereta serta mengamankan semua aset KAI yang terkait dengan operasional perjalanan kereta,” terang Supraptoo.

KAI, imbuh Suprapto juga mendapat bantuan ratusan personel lagi dari unsur TNI/Polri ditambah enam anjing pelancak (K9), yang berjaga di Stasiun Semarang Tawang dan Stasiun Semarang Poncol.

Ia berharap adanya pengamanan itu bisa memperlancar perjalanan kereta selama arus mudik Lebaran 1439 Hijriyah.

Mudah-mudahan semuanya tertib, aman dan terkendali sehingga bisa memberikan kenyamanan bagi pemudik yang naik kereta Lebaran tahun ini,” ujar Suprapto. 

KAI Semarang Tutup 77 Perlintasan Sebidang

Semarangpos.com, SEMARANG – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional (Daops) IV Semarang menargetkan menutup 77 perlintasan sebidang sepanjang tahun ini. Penutupan itu dilakukan menyusul tingginya risiko kecelakaan lalu lintas yang terjadi di perlintasan sebidang jalur kereta api.

Penutupan jalur perlintasan sebidang itu bakal dikerjakan tim gabungan dari PT KAI Daops IV Semarang bersama Direktorat Keselamatan Perkeretaapian, Balai Pengembangan Teknik Perkeretaapian Wilayah Jawa Tengah (Jateng) serta Dishub dan Pemda setempat.

“Tahun ini kita targetkan 77 jalur perlintasan sebidang yang ditutup. Jumlah ini lebih sedikit dibanding tahun lalu, di mana tahun lalu kami sudah menutup 133 jalur perlintasan sebidang yang liar dan tidak dijaga petugas,” ujar Manajer Humas PT KAI Daops IV Semarang, Suprapto, saat dihubungi Semarangpos.com, Minggu (3/6/2018).

Dengan ditutupnya perlintasan sebidang itu, Suprapto berharap arus perjalanan kereta api di wilayah KAI Daops IV Semarang berjalan lancar, terutama saat arus mudik Lebaran 2018.

Pada arus mudik Lebaran 2018, Suprapto mengatakan pihaknya akan menerjunkan 574 personel, meliputi 106 petugas KAI organik dan 468 non-organik, yang terdiri dari 350 petugas reguler dan 118 petugas keamanan dari TNI dan Polri.

Sementara untuk 350 petugas regular terdiri dari personel keamanan di dalam kereta dan 85 petugas yang berjaga di stasiun.

“Mereka bertugas memperketat penjagaan di atas gerbong kereta, memantau keamanan di sepanjang jalur kereta serta mengamankan semua aset KAI yang terkait dengan operasional perjalanan kereta,” terang Supraptoo.

KAI, imbuh Suprapto juga mendapat bantuan ratusan personel lagi dari unsur TNI/Polri ditambah enam anjing pelancak (K9), yang berjaga di Stasiun Semarang Tawang dan Stasiun Semarang Poncol.

Ia berharap adanya pengamanan itu bisa memperlancar perjalanan kereta selama arus mudik Lebaran 1439 Hijriyah.

Mudah-mudahan semuanya tertib, aman dan terkendali sehingga bisa memberikan kenyamanan bagi pemudik yang naik kereta Lebaran tahun ini,” ujar Suprapto.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya