Jembatan Kalikuto Bakal Jadi Incaran Selfie Pemudik

Ilustrasi Jembatan Kalikuto. (Istimewa - Pemprov Jateng)
05 Juni 2018 13:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG – Jembatan Kalikuto yang berada di ruas jalan tol Semarang-Batang bakal jadi incaran swafoto atau selfie para pemudik yang melintas saat masa libur Lebaran 2018.

Dilansir laman Internet resmi Pemprov Jawa Tengah (Jateng), konstruksi Jembatan Kalikuto terbilang unik dan bakal menjadi landmark Tol Semarang-Batang. Selain itu, latar belakang pegunungan dan kemegahan konstruksi jembatan akan menjadi daya tarik pemudik untuk berswafoto.

Meski demikian, keindahan itu menjadi dilematis jika dimanfaatkan para pemudik yang melintas untuk berswafoto. Para pemudik yang berhenti untuk mengabadikan gambar Jembatan Kalikuto berpotensi menimbulkan kemacetan di ruas tol Semarang-Batang.

“Maka itu perlu ada perhatian khusus dari petugas yang mengatur dan mengingatkan pemudik agar jangan berhenti sehingga menimbulkan titik kemacetan gara-gara orang-orang berhenti untuk selfie,” ujar Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Jateng, Heru Sudjatmoko, dikutip laman Internet resmi Pemprov Jateng, Senin (4/6/2018).

Menurut mantan Bupati Purbalingga itu, berhenti untuk ber-selfie tidak hanya menimbulkan titik kemacetan, namun juga sangat berbahaya. Apalagi jalan tol tersebut baru fungsional dan belum rampung sempurna.

Heru pun mengimbau para pemudik yang melintas mengutamakan keselamatan saat melintasi ruas tol Semarang-Batang. Para pemudik diimbau mematuhi rambu-rambu lalu lintas yang dipasang pihak pengelola jalan tol, pemerintah daerah, maupun kepolisian agar bisa selamat sampai di tujuan.

“Pemudik juga harus mengutamakan safety first sepanjang melintasi jalan tol fungsional. Kita harus saling mengingatkan kepada yang lain agar selamat sampai tujuan,” imbuh Heru.

Ketua DPRD Jateng, Rukma Setyabudi, mengatakan peninjauan tol Semarang-Batang dilakukan untuk mengecek kelayakan jalan tol fungsional tersebut saat masa arus mudik Lebaran 2018. Dia mengaku awalnya sempat pesimistis dengan kondisi kelayakan jalan tol, karena saat dicek dua pekan sebelumnya kondisi jalan masih ada yang berupa tanah.

Namun, saat ditinjau kembali kondisi jalan mulai dari Simpang Susun (SS) Krapyak, Kota Semarang hingga ke Jembatan Kalikuto, Gringsing, Kabupaten Batang telah mengalami kemajuan cukup pesat dengan kondisi jalan sudah berupa rigid dan LC (Lean Concrete) yang merupakan batas minimal kelayakan.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya