PNS Pemkot Semarang Dilarang Libur Lebaran, Pelayanan Publik Tetap Buka

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi (tengah), saat berbincang dengan awak media Bisnis Indonesia dan Solopos di ruang kerjanya, Selasa (5/6/2018). (Solopos - Imam Yuda S.)
06 Juni 2018 10:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG – Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, menginstruksikan sebagian aparatur sipil negara (ASN) yang bekerja di bawah naungan Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang tetap bekerja selama masa libur Lebaran, Senin-Rabu (11-20/6/2018).

Sebagian PNS yang tetap bekerja itu merupakan pegawai yang bertugas di instansi pelayanan publik.

Hal itu disampaikan wali kota yang akrab disapa Hendi itu saat memimpin rapat koordinasi (Rakor) Persiapan Hari Raya Idulfitri di Ruang Lokakrida, Gedung Moch. Ichsan, Balai Kota Semarang, Selasa (5/6/2018).

“Hari ini kita petakan, pelayanan apa saja yang dibutuhkan masyarakat selama mudik ke Kota Semarang atau juga untuk masyarakat yang melintasi kawasan ini,” ujar Hendi.

Hendi mengaku tetap dibukanya beberapa instansi itu dilakukan agar pelayanan kepada masyarakat tetap terpenuhi meski libur Lebaran 2018. Beberapa instansi yang akan buka selama libur Lebaran itu, antara lain Kantor Dispendukcapil Kota Semarang.

 “Sejumlah layanan kami anggap penting untuk tetap berjalan alias tidak libur, misalnya Dispendukcapil untuk memenuhi kebutuhan administrasi kependudukan masyarakat yang domisilinya di luar, tapi KTP masih Kota Semarang,” imbuh Hendi.

Selain Dispendukcapil Kota Semarang, 11 puskesmas yang ada di Kota Semarang juga tetap beroperasi selama 24 jam saat libur Lebaran 2018 dan cuti bersama. 11 puskesmas itu berada di wilayah Mangkang, Ngaliyan, Mijen, Karangmalang, Karangdoro, Gunugpati, Srondol, Ngesrep, Halmahera, Bangetayu, dan Tlogosari Kulon.

Situation room Pemkot Semarang juga tidak akan libur. Tetap beroperasi 24 jam sebagai pusat kendali berbagai kegiatan mulai dari pompa air, perbaikan infrastruktur, hingga layanan call center. Masyarakat yang membutuhkan pelayanan darurat di Kota Semarang bisa menghubungi nomor 112,” tegas politikus PDIP itu.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya