Tol Brebes Timur-Semarang Dibuka Fungsional Mulai Jumat

Petugas membenahi jalan tol fungsional Tegal-Pemalang, di Kabupaten Tegal, Jateng, Sabtu (2/6 - 2018). (Antara/Oky Lukmansyah)
06 Juni 2018 13:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan kesiapan jalan tol fungsional dari Brebes Timur hingga Semarang. Jalur jalan bebas hambatan itu akan dibuka secara fungsional untuk dilewati arus mudik Lebaran 2018 mulai Jumat (8/6/2018).

"Kami rembukkan dengan Menteri PUPR, Kakorlantas, Kapolda, kami akan buka fungsional pada Jumat jam enam pagi," kata Menteri Budi Karya saat meninjau jalan tol Batang-Semarang dalam pada kunjungan kerjanya, Selasa (5/6/2018).

Budi Karya menjelaskan puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 8 Juni (H-7) dan 9 Juni (H-6) mendatang. Oleh karenanya, jalan tol fungsional sepanjang 150 km tersebut diharapkan dapat menjadi alternatif bagi pemudik yang menuju ke Semarang, selain melewati jalur pantura.

Pemudik yang melalui tol fungsional dari Pejagan-Pemalang, Pemalang-Batang, dan Batang-Semarang, ini nantinya tidak dikutip biaya. Ada pun kondisi jalan tol fungsional terdiri atas 132 km lapisan beton (rigid) dan 18 km berupa aspal.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan titik kritis pada ruas jalan tol Batang-Semarang berada pada lokasi pembangunan Jembatan Kalikuto. Jembatan Kalikuto ditargetkan baru bisa dilalui pada H-2 Lebaran 2018.

"Jembatan Kalikuto ini merupakan titik rawan pertama. Setelah ini baru dipasang girder-nya di bawah untuk bisa memasang lantai jembatannya. Kami optimistis H-2 bisa dilewati," kata Basuki.

Selama penyelesaian pembangunan jembatan itu, kendaraan akan diarahkan keluar Gringsing sejauh 500 m untuk melintasi Kalikuto dan masuk kembali ke tol menuju gerbang tol keluar di Krapyak (Semarang). Arus balik melalui Jembatan Kalikuto akan lebih lancar karena pembangunan sudah selesai dan jembatan bisa dilalui.

Ada pun jalan tol Brebes Timur sampai Semarang tidak akan dibuka hingga malam hari karena sifatnya yang fungsional dan menyesuaikan kepadatan di jalur pantura. "Tergantung situasinya. Kalau padat betul pasti dikawal, kalau tidak ya ditutup lewat pantura. Makanya rekayasa lalu lintas tergantung Korlantas," kata dia.

Basuki menambahkan kondisi jalan tol Batang-Semarang saat ini memang masih berdebu dan banyak kerikil, namun saat akan dilalui pemudik, jalan akan dibersihkan.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Antara