Bukan Hanya Antar Jenazah, Mobil Solusi Zakat Juga Angkut Emak-Emak Pengajian

Ibu-ibu pengajian di Semarang menggunakan mobil Solusi Zakat, Minggu (23/9 - 2018). (Istimewa/Solusi Zakat)
25 September 2018 11:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Tak hanya mengantarkan jenazah, mobil mili Yayasan Solusi Zakat, yang merupakan mitra jaringan Solo Peduli Lembaga Amil Zakat (LAZ) Jawa Tengah (Jateng), rupanya digunakan untuk berbagai keperluan lain.

Bahkan mobil tersebut kerap digunakan ibu-ibu yang kesulitan untuk mendapatkan sarana transportasi saat akan hadir ke acara pengajian. Seperti yang dilakukan para ibu-ibu pengajian Masjid Al Maarif, Lamper Mijen, Lamper Tengah, Kota Semarang, Minggu (23/9/2019).

Kesulitan mendapat angkutan untuk ke pengajian di Jl. Sriwijaya No. 4b Pleburan RT 009/RW 002, Semarang Selatan, ibu-ibu tersebut menghubungi layanan Mobil Layanan Ummat Solusi Zakat.

“Alhamdulillah, saya berterima kasih kepada Solusi Zakat yang mau mengantarkan kami ke pengajian. Semoga Solusi Zakat semakin maju dan bisa terus bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Yani, 42, dalam siaran pers yang diterima Semarangpos.com, Senin (24/9/2018).

Sopir mobil Solusi Zakat, Lucy Adi Pamungkas, mengaku kerap mendapat permintaan beragam dari masyarakat. Tak hanya mengantar ke pengajian, ia juga kerap diminta mengantar jenazah ke rumah duka atau makam, menjenguk pasien, hingga layanan antar pasien.

“Sejauh ini enggak ada yang komplain, mereka malah ketagihan menggunakan layanan kami,” tutur Lucky.

Sementara itu, Kepala Solusi Zakat, Tantri Widodo, mengatakan mobil layanan Solusi Zakat merupakan pemberian para donator. Mobil itu bertujuan untuk melayani kepentingan masyarakat yang membutuhkan.

“Alhamdulillah jumlah layanan mobil ini dari bulan ke bulan semakin meningkat. Bulan Juli ada sekitar 15 layanan, Agustus 25 layanan, dan September sudah mencapai 30 layanan. Kami terus berupaya mengajak masyarakat bisa terlibat dalam kegiatan ini. Kamo mohon doa dan support agar layanan ini bisa terus berjalan,” ujar Tantri.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya