Ini Alasan DPRD Jateng Tolak Tol Bawen-Jogja

Ilustrasi proyek pembangunan jalan tol. (Solopos.com)
16 Oktober 2018 04:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — DPRD Jawa Tengah (Jateng) tidak menyetujui rencana pembangunan tol Bawen-Yogyakarta. DPRD Jateng menilai proyek tol sepanjang70 kilometer (Km) itu tidak efektif dan menghambur-hamburkan biaya.

Hal itu ditegaskan Ketua Panitia Khusus (Pansus) Perda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) DPRD Jateng, Abdul Azis, seusai menggelar Rapat Paripurna Revisi Perda RTRW di Gedung Berlian DPRD Jateng, Senin (15/10/2018).

"Ada beberapa pertimbangan objektif kenapa kami menolak pembangunan tol Bawen-Jogja," ujar Abdul Azis saat dijumpai wartawan.

Azis menilai keberadaan tol Bawen-Jogja memiliki manfaat yang sebanding atau ekuivalen dengan tol Semarang-Solo maupun Solo-Jogja yang saat ini akan dikerjakan. Sehingga, jika proyek itu dilakukan terkesan tidak efektif.

"Selama ini kan orang mau ke Jogja dari Semarang banyak yang lewat Solo. Jadi kenapa harus ada tol dari Bawen ke Jogja?" ujar Azis.

Selain itu, lanjut Azis, penolakan proyek tol Bawen-Jogja dikarenakan komitmen pemerintah Jateng yang ingin lebih fokus melakukan pengembangan transportasi massal melalui pembangunan jalur rel kereta.

"Pembangunan jalur kereta lebih murah dari tol. Satu kilometer rel paling menghabiskan dana Rp25 miliar, berbeda dengan tol yang Rp100 miliar. Kalau ditotal, pembangunan rel Bawen-Jogja sekitar Rp2 triliun, menghemat lebih dari Rp8 triliun daripada proyek tol," terang Azis.

Dengan penolakan ini, Azis pun menyatakan jika proyek pembangunan tol Bawen-Jogja dipastikan tidak akan dijalankan. Meski pun saat ini, proyek tol Bawen-Jogja sudah memasuki penetapan lokasi trase dan masuk dalam daftar proyek strategis nasional (PSN) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

"Sudah dicoret dari [Perda] RTRW. Kalau sudah dicoret, artinya ya tidak boleh dibangun. PSN-nya ya harus direvisi," tegas Azis.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya