Lewat Lomba Marathon Estafet, Tiket.com Promosikan Wisata Kudus

Ilustrasi Tiket.com Kudus Relay Marathon 2018. (tiket.com)
23 Oktober 2018 12:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, KUDUS — Ajang perlombaan Kudus Relay Marathon 2018 di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, akhir pekan lalu, dinilai potensial mempromosikan sejumlah potensi wisata dan kuliner di daerah setempat. Sebanyak ?5.500 peserta lomba lari jarak jauh itu bakal menjadi duta pariwisata Kudus ke berbagai daerah.

"Kami sengaja memilih Kota Kudus, salah satunya karena Kota Kudus merupakan kota yang unik dengan berbagai potensi wisata alam, budaya, serta sentra kuliner yang ada," ungkap Co-Founder dan Chief Marketing Officer Tiket.com Gaery Undarsa di Kudus, Jateng, Sabtu (20/10/2018).

Dengan diselenggaranya Kudus Relay Marathon 2018, Minggu (21/10/2018), dia berharap, potensi daerah mulai dari potensi wisata, budaya serta kuliner yang belum terekspos bisa turut serta dipromosikan karena menghadirkan ribuan orang untuk datang ke Kudus. Ia berharap Kota Kudu semakin popular dan dikenal luas karena keunikan kultur budaya serta mampu mengakomodasi kegiatan dan kejuaraan olahraga tingkat dunia.

Bahkan, imbuh dia, peserta lomba marathon yang sudah pernah datang ke Kudus tentunya bisa menginformasikan sejumlah potensi wisata, budaya serta kuliner yang ada di Kudus kepada keluarga maupun relasinya. "Tentunya, dari sekian ribu orang yang datang akan kembali ke Kudus untuk mengunjungi sejumlah destinasi wisata yang ada serta menjajal aneka kuliner khas," ujarnya.

Rute lomba lari itu melintas sejumlah lokasi terkenal di Kota Kudus, seperti Gerbang Kudus Kota Kretek, GOR PB Djarum, Monumen Kretek Indonesia di taman oasis serta Museum Jenang. Itulah sebabnya, Bupati Kudus Muhammad Tamzil memberikan apresiasi atas penyelenggaraan kegiatan ini.

"Sebuah kehormatan bagi seluruh masyarakat Kudus menjadi tuan rumah untuk perlombaan lari relay marathon yang bergengsi di Kota Kudus," ujarnya.

Ia menyatakan selamat datang kepada seluruh peserta yang datang dari seluruh penjuru daerah. Kegiatan tersebut, kata Tamzil, bisa membuat Kota Kudus menjadi tujuan sport tourism atau pariwisata olahraga, termasuk pariwisatanya yang menawan dan keunikan wisata kulinernya. "Mudah-mudahan usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Kudus juga lebih menggeliat dan mengembangkan sayapnya ke sejumlah penjuru di Tanah Air," ujarnya.

Adapun objek wisata Kudus yang menjadi andalan, di antaranya Menara Kudus, Makam Sunan Kudus, Makam Sunan Muria, Air Terjun Montel, Air Tiga Rasa, Museum Kretek, Museum Jenang, dan Museum Patiayam.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Antara