Rombongan Kirab Satu Negeri Tiba di Magelang, Begini Reaksi Wali Kota...

Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito (kiri) melepas rombongan Kirab Satu Negeri yang akan menyemayamkan pataka di TMP Giriloyo Kota Magelang, Senin (22/10 - 2018) malam. (Antara/Humas Pemkot Magelang)
23 Oktober 2018 15:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, MAGELANG Rangkaian acara Kirab Satu Negeri (KSN) yang menarik perhatian publik karena sempat ditolak bahkan diusir di sebagian wilayah Indonesia akhirnya sampai juga di Kota Magelang, Jawa Tengah.

Rombongan peserta Kirab Satu Negeri (KSN) yang terdiri atas aktivis Ansor dan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) itu tiba di Magelang, Senin (22/10/2018) malam. Dalam kesempatan itu, para peserta KSN menyerahkan pataka kepada Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito di Pendapa Pengabdian Rumah Dinas Wali Kota Magelang.

Pataka itu selanjutnya disemayamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Giriloyo Kota Magelang. "Saya mengapresiasi pelaksanaan Kirab Satu Negeri ini. Semoga berjalan lancar dan sukses," ujar Sigit saat menyambut rombongan Kirab Satu Negeri.

Ia mengapresiasi para peserta kirab yang sebagian besar kalangan pemuda, termasuk dari daerah terluar di Indonesia, seperti Sabang (Aceh), Nunukan (Kalimantan Utara), Miangas (Sulawesi Utara), Rote (NTT), dan Merauke (Papua). "Saya apresiasi kegiatan ini sebagai upaya membela agama dan menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia [NKRI]," katanya sebagaimana disebarluaskan Kantor Berita Antara, Selasa (23/10/2018).

Dipaparkan kantor berita pelat merah itu, Wakil Sekretaris Pengurus Wilayah Gerakan Pemuda (GP) Ansor Jawa Tengah M. Sidkon Prabowo mengatakan kegiatan itu melibatkan sekitar satu juta anggota Ansor se-Indonesia. Kirab diklaimnya telah melewati seluruh pelosok Nusantara.

"Bukan hal mudah mengorganisasi banyaknya anggota yang terlibat. Namun PP Ansor bertekad keras menggelar kegiatan ini sebagai salah satu cara untuk menanamkan kepada generasi muda agar semakin mencintai Tanah Air," katanya saat membacakan sambutan Ketua Umum PP Ansor Yaqut Cholil Qoumas

Dengan melewati berbagai provinsi, katanya, para kader Ansor akan semakin memahami begitu besarnya wilayah Indonesia dan peserta akan menghargai kemajemukan di Tanah Air. "Kepada para peserta, jalanilah tugas dengan ikhlas, taati komando. Setiap ketemu warga, sampaikan dan tularkan kecintaan terhadap bangsa," katanya.

Kirab Satu Negeri berlangsung selama 41 hari dengan titik akhir di Jogja, Jumat (26/10/2018) mendatang. Puncak kirab bertema "Bela Agama, Bangsa, Negeri" yang sempat ditolak sebagian masyarakat Sumatra karena penggagasnya, GP Ansor, dianggap memecah belah kesatuan Indonesia dengan menolak sebagian ulama itu rencananya dihadiri oleh Presiden Joko Widodo.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Antara