Posko Prabowo-Sandi Pindah Jateng Karena Yakin Menang di DKI

Suasana kampanye Sandiaga Uno untuk Pilpres 2019. (Bisnis)
12 Desember 2018 12:50 WIB Jaffry Prabu Prakoso Semarang Share :

Semarangpos.com, JAKARTA — Wacana pemindahan posko pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dari Jakarta ke Jawa Tengah disebabkan mereka yakin sudah meraup suara besar di ibu kota negara.

Ketua DPD Partai Gerindra Jakarta M. Taufik mengatakan bahwa dia optimistis bisa memperoleh suara 60% di Jakarta. “[Prabowo pada Pilpres 2014 di Jakarta] Kalah sedikit. Kita meyakini bahwa di Jakarta akan menang, 60% target kita,” katanya di Sekretariat Nasional Prabowo-Sandi, Jakarta, Selasa (11/12/2018).

Sementara itu, di Jawa Tengah (Jateng) yang menjadi basis suara Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Prabowo kalah telak pada Pilpres 2014 saat berpasangan dengan Hatta Rajasa. “Maka wajar saja kalau kemudian pusatnya di Jawa Tengah. Menurut saya wajar. Itu strategi,” ucap Taufik.

Sebelumnya, Direktur Materi Debat Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi, Sudirman Said, menjelaskan bahwa markas perjuangan peserta pilpres dengan nomor urut 2 ini akan dipindah ke Jateng mulai awal tahun 2019.

Dengan perhatian Sandi yang lebih di Kandang Banteng, Sudirman optimistis elektabilitas Prabowo-Sandi bisa melebihi 42%. Saat Pilpres 2014 lalu, Prabowo hanya mendapat 6.485.720 (33,25%) dari Jokowi yang memperoleh 12.959.540 (66,65%).

“Prabowo-Sandi menyadari Jateng adalah medan yang menantang. Dan pengalaman di pilpres 2014 kekalahan Prabowo di Jateng besar. Karena itu, Jateng menjadi perhatian khusus,” jelasnya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Bisnis