Rekapitulasi DPTHP-2 KPU Jateng Ditunda, Jaringan Internet Pemicunya

Koordinator Divisi Data dan Informasi KPU Jawa Tengah Paulus Widiantoro. (Antara/Wisnu Adhi)
12 Desember 2018 19:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Komisi Pemilihan Umum tak didukung jaringan Internet mumpuni. Alhasil, Rabu (12/12/2018), KPU Jawa Tengah terpaksa menskors Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan Kedua (DPTHP-2) Pemilu 2019 Tingkat Provinsi karena KPU Kota Semarang belum menyelesaikan pengunggahan data ke sistem informasi data pemilih.

"Sampai siang ini sebanyak 34 kabupaten/kota sudah menggelar rapat pleno, sedangkan KPU Kota Semarang masih berjuang mengunggah data ke Sidalih karena terkendala jaringan sehingga rapat pleno kami skors hingga nanti malam," kata Koordinator Divisi Data dan Informasi KPU Provinsi Jateng Paulus Widiantoro di Kota Semarang, Jateng.

Pria yang juga menjadi pimpinan Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi DPTHP-2 itu mengakui pengunggahan data pemilih ke aplikasi Sidalih tiap KPU kabupaten/kota sempat mengalami gangguan jaringan pada beberapa waktu lalu. "Dari 16 kecamatan, KPU Kota Semarang tinggal mengunggah data pemilih ke Sidalih sehingga paling lambat nanti sore mereka sudah pleno dan nanti malam ditetapkan semua," ujarnya.

Berdasarkan data sementara Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi DPTHP-2 untuk 34 kabupaten/kota di Jateng, jumlah pemilih Pemilu 2019 tingkat provinsi tercatat 26.720.828 pemilih yang terdiri atas pria 13.330.844 jiwa dan perempuan 13 389.984 jiwa. Jumlah tempat pemungutan suara Pemilu 2019 di provinsi ini mencapai 110.856 TPS yang tersebar di 573 kecamatan dan 8.559 desa/kelurahan.

Menurut dia, jumlah pemilih berdasarkan DPTHP-2 mengalami penambahan pemilih sekitar 560.000 jiwa jika dibandingkan DPTHP-1.

Ketua KPU Jateng Yulianto Sudrajat mengakui adanya keterlambatan rekapitulasi DPTHP Pemilu 2019. "Kami terus melakukan pemantauan peladen sistem data pemilih di masing-masing kabupaten/kota," katanya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Antara