Tol Salatiga-Kartasura Siap Digunakan, Semarang-Solo Hanya 1,5 Jam

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, saat meninjau kesiapan tol Semarang-Solo ruas Salatiga-Kartasura, Jumat (14/12 - 2018). (Semarangpos.com/Humas Pemprov Jateng)
15 Desember 2018 10:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Jalan tol ruas Salatiga-Kartasura yang menjadi bagian dari tol Semarang-Solo bakal segera beroperasi. Jalan tol sepanjang 32,6 km itu bahkan kabarnya segera diresmikan Presiden Joko Widodo, sebelum libur Hari Natal dan Tahun Baru di akhir tahun, Kamis (20/12/2018) mendatang.

Selesainya pembangunan jalan tol tersebut pun membuat akses warga Jateng, khususnya yang berada di Solo dan Semarang menjadi lebih mudah. Jarak dari Solo ke Semarang yang sebelum adanya jalan tol ditempuh dalam kurun waktu tiga jam kini bisa lebih dipersingkat, yakni 1,5 jam dalam jarak sekitar 72,46 km.

Hal itu dibuktikan Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo, saat meninjau kesiapan jalan tol ruas Salatiga-Solo untuk arus kendaraan saat libur Hari Natal dan Tahun Baru, Jumat (14/12/2013). Ganjar mengawali perjalanan dari pintu tol Jatingaleh, Semarang, menuju exit tol Salatiga. Dari exit tol Salatiga ia kemudian melanjutkan perjalanan menuju ruas tol Salatiga-Kartasura dan berhenti di Kalikenteng.

Ganjar mengatakan ruas jalan tol Semarang-Solo tak hanya memberikan kemudahan akses bagi pengendara. Ruas tol yang total panjangnya mencapai 72,64 km itu juga menyajikan panorama yang indah. “Orang Semarang yang pengin ke Solo atau sebaliknya hanya butuh waktu 1,5 jam. Kalau santai ya sekitar dua jam, sambil minum kopi kalau mau istirahat lihat pemandangan. Sekarang kita tinjau, semalam saya juga sudah coba. Lumayan bagus,” ujar Ganjar.

Ganjar berharap beberapa sektor turut terangkat dengan pembangunan infrastruktur tol di Jateng itu, salah satunya pariwisata. Bersama pemerintah daerah dan pelaku pariwisata, pihaknya menyiapkan akses exit tol ke kantong-kantong wisata di Jateng. Bahkan dari dinas pariwisata telah membuat semacam peta wisata Jateng untuk memudahkan wisatawan, terlebih yang berlibur saat akhir tahun nanti.

"Rute-rute atau jalur wisata bisa didorong. Beberapakali setiap mudik, dinas pariwisata kita selalu membuat peta wisata dikasihkan kepada mereka. Kalau mereka pulang kemana dari titik mana ke arah mana titik wisata bisa kita guide. Mudah-mudahan besok bisa kembali kita buat. Besok liburnya empat hari. Kalau ada yang sudah libur sekolah pasti akan sampai setelah tahun baru. Jadi agak panjang," terang Ganjar.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya