Perempuan Kudus, Demak, dan Jepara Diajak Deteksi Mandiri Kanker Payudara

Narasumber menyampaikan materi dalam pelatihan untuk pelatih (training for trainer/ToT) Ibu Sadari (Periksa Payudara Sendiri). (Antara/SL)
17 Desember 2018 14:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, KUDUS — Sahabat Lestari bersama Yayasan Kanker Payudara Indonesia (YKPI) serta Millenial Goes Pink (MGP), Minggu (16/12/2018), menyelenggarakan pelatihan untuk pelatih (training for trainer/ToT) Ibu Sadari di Kudus, Jawa Tengah. Sadari adalah akronim dari periksa payudara sendiri.

Kegiatan itu bertujuan mengajak dan melatih peserta melakukan deteksi dini secara mandiri terhadap gejala kanker payudara dan sekaligus bisa melatih orang di lingkungan sekitarnya untuk melakukan sadari. Hal tersebut penting disadari karena mayoritas kanker payudara baru terdeteksi ketika sudah mencapai stadium lanjut sehingga tidak mudah disembuhkan.

Dokter Herdina Sabrida dari Yayasan YKPI tampil sebagai narasumber. Acara ini dihadiri lebih dari 138 peserta dari Kabupaten Demak, Kudus, dan Jepara. Peserta yang hadir sebagian merupakan penderita dan penyintas kanker payudara serta masyarakat umum. Mereka terlihat antusias untuk mengikuti pelatihan ini, bahkan banyak dari generasi milenial yang ikut.

Selain pengetahuan mengenai Sadari, peserta juga diajak praktik dan memeragakan secara langsung gerakan Sadari yang dipandu oleh Padmi dari YKPI. Herdina dalam pengarahannya menekankan pada peserta untuk selalu rutin melakukan sadari setiap bulan dan menjalankan pola hidup yang sehat.

Semua itu, menurut dia, akan memperkecil risiko terkena kanker payudara, bahkan jika ada yang terkena pun akan lebih mudah disembuhkan karena telah terdeteksi lebih awal. Sahabat Lestari merupakan sebuah gerakan sosial yang diinisiasi dan dibina oleh Lestari Moerdijat yang juga dikenal sebagai calon anggota DPR dari daerah pemilihan 2 Jawa Tengah dari Partai Nasdem .

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Antara