Dinas Perdagangan Semarang Cek Meteran SPBU

Pegawai UPTD Metrologi Legal Dinas Perdagangan Kota Semarang mengecek meteran SPBU di Semarang, Jateng, Kamis (20/12 - 2018). (Antara/Disdag Semarang)
21 Desember 2018 10:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Dinas Perdagangan Kota Semarang, Kamis (20/12/2018), melakukan pengecekan terhadap meteran di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di wilayah setempat. Pengecekan itu dilakukan terkait banyaknya laporan masyarakat yang masuk.

"Kami menggunakan bejana ukur guna memastikan penghitungan tersebut," terang Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang Fajar Purwoto saat pengecekan penghitungan meteran dispenser di SPBU 34.501.15 Sendangguwo, Semarang, Jateng.

Pengecekan dilakukan UPTD Metrologi Legal secara langsung dengan perhitungan meteran dari setiap 20 liter BBM yang disalurkan kepada konsumen. Selain mengecek takaran, pengecekan juga dilakukan terhadap alat juster yang berfungsi mengatur jumlah BBM yang keluar berbanding dengan angka yang tertera pada display dispenser.

"Apakah masih tepat atau tidak, juga pengecekan label tera di dispenser. Di SPBU Sendangguwo ini kami rutinkan pengecekan karena sering mendapat keluhan masyarakat," katanya.

Dalam pengecekan itu, kata dia, hasilnya masih dalam batas toleransi, yakni minus 100 mililiter per 20 liter, tetapi kondisi nosel sudah tidak layak untuk digunakan. "Segel di juster ketika dicek juga masih rapi. Tidak masalah. Kalau misalnya ketika dicek, 'juster' yang tersegel ini kondisinya lepas, SPBU sudah curang," katanya.

Hasil dari inspeksi mendadak itu, kata dia, akan dilaporkan kepada Pertamina dan juga masyarakat akan merasa nyaman saat membeli bahan bakar di SPBU. Diakuinya, ada tiga SPBU yang diberikan pengawasan khusus dari laporan masyarakat yang masuk, yakni satu SPBU di Sendangguwo dan dua lainnya di daerah Semarang Selatan.

Sementara itu, Kepala UPTD Metrologi Legal Dinas Perdagangan Kota Semarang Edi Subeno menegaskan segera menindaklanjuti setiap laporan masyarakat terkait dengan SPBU nakal. "Dengan laporan masyarakat tetap akan kami tindak lanjuti dan laporkan kembali, baik kepada pelapor maupun SPBU-nya dari hasil dari sidak menemukan masalah atau tidak," katanya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Antara