Pemkab Magelang Janji Pasar Sementara Kaponan Tak Lama Dibangun

Bupati Magelang Zaenal Arifin meninjau Pasar Kaponan di Kecamatan Pakis yang terbakar, Senin (31/12 - 2018) dini hari. (Antara/Humas Pamkab Magelang)
01 Januari 2019 14:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, MAGELANG — Pemerintah Kabupaten Magelang berjanji segera membangun pasar sementara untuk menampung para pedagang Pasar Kaponan yang terbakar Senin (31/12/2018) dini hari.

"Kami sudah perintahkan DPU dan Disperindagkop dan UMKM Kabupaten Magelang untuk membangun pasar sementara yang bisa menampung para pedagang agar tetap bisa melakukan aktivitas ekonomi di Pasar Kaponan," kata Bupati Magelang Zaenal Arifin di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Senin.

Ia menyampaikan hal tersebut usai menijau lokasi kebakaran Pasar Kaponan di Kecamatan Pakis, Magelang. "Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Magelang turut prihatin atas musibah kebakaran yang sudah menghabiskan sekitar 57 kios di dua los Pasar Kaponan pada pukul 02.00 WIB tadi. Tentunya kami sebagai pemerintah saat melihat situasi ini akan melakukan langkah-langkah agar kondisi sosial ekonomi bisa segera pulih kembali," katanya.

Ia menuturkan Disperindagkop dan UMKM akan segera melakukan pendataan terhadap pedagang yang terdampak musibah tersebut dan dari data tersebut akan memberikan bantuan sosial. Kemudian DPU juga akan melakukan pendataan terkait luas area yang terdampak kebakaran tersebut agar dapat segera dibuatkan pasar sementara.

Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Kepala Pasar dengan harapan agar para pedagang yang terdampak kebakaran dapat segera beraktivitas kembali. "Berdasarkan data yang telah kami dapatkan terdapat sekitar 57 kios yang terdampak kebakaran, terdiri atas 29 kios kelontong dan 28 kios daging. Kami juga masih menunggu laporan dari aparat Kepolisian terkait penyebab kebakaran tersebut," katanya.

Ia berharap agar para pedagang di Pasar Kaponan tidak patah semangat, mereka harus segera bangkit sehingga roda ekonomi dapat terus berjalan. 

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Antara