Di Purworejo, Stiker Kampanye Masih Aman Menempel di Angkutan Umum

Rapat koordinasi Bawaslu Purworejo bersama para pemangku kepentingan membahas stiker dan branding kampanye caleg di angkutan umum. (Antara/Humas Bawaslu Purworejo)
01 Januari 2019 18:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, MAGELANG — Stiker kampanye para calon anggota legislatif aman menempel di angkutan-angkutan umum Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) setempat sejauh ini masih membahas upaya pencopotan stiker yang mestinya tak boleh dipajang itu.

Diakui Ketua Bawaslu Purworejo Nur Kholiq dalam keterangan tertulis yang diterima Kantor Berita Antara di Magelang, Selasa (1/12/2019), pihaknya sejauh ini baru mendesak para operator angkutan umum untuk mencopoti stiker branding kampanye caleg, Alasannya karena tidak sesuai dengan ketentuan.

"Sudah menjadi kesepakatan kami saat rapat koordinasi," papar Ketua Bawaslu Purworejo Nur Kholiq dalam keterangan tertulis itu. Langkah berbeda dilakukan banyak bawaslu lain di Jawa Tengah yang proaktif mencopoti stiker-stiker semacam itu dengan dukungan personel Satpol PP dan polisi di masing-masing kabupaten maupun kota.

Berdasarkan Surat Edaran Bawaslu Nomor 1990/K.Bawaslu/PM.00.00/XI/2018, stiker kampanye mestinya tidak bisa dipasang di kendaraan angkutan umum, seberapa pun ukurannya. Namun, Bawaslu Purworejo sejauh ini masih memberikan waktu hingga Jumat (4/1/2018) kepada para operator agkutan umum setempat untuk mencopot sendiri stiker kampanye di angkutan umum yang mereka kelola.

Jika hingga Jumat mereka tidak melakukan pencopotan maka bawaslu dan tim gabungan baru akan melakukan penertiban. Lambatnya penertiban alat peraga kampanye pemilu di angkutan-angkutan umum Purworejo diakuinya sesuai dengan kesepakatan dalam rapat koordinasi beberapa waktu lalu bersama para pemangku kepentingan yang membahas tentang stiker dan branding kampanye caleg di angkutan umum.

Pihak-pihak yang turut terlibat dalam rapat itu antara lain para anggota bawaslu, KPU, Satlantas Polres Purworejo, Dishubkominfo Purworejo, Satpol PP Purworejo, dan sejumlah operator angkutan umum. Rapat menyepakati pencopotan stiker dilakukan sendiri pihak operator angkutan umum. "Sengaja kami tidak langsung melakukan penertiban agar operator angkutan mengetahui persis letak aturan pemilu yang dilanggar sehingga mereka bersedia menertibkannya sendiri," kilahnya.

Koordinator Divisi Hukum, Data dan Informasi Bawaslu Kabupaten Purworejo Rinto Hariyadi mengatakan pihaknya akan terus memantau perkembangan pelaksanaan hasil rapat koordinasi tersebut di lapangan. Pengawasan itu dibantu jajaran pengawas tingkat kecamatan dan desa. Sedangkan hasil pengawasan dihimpun Bawaslu Kabupaten Purworejo.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Antara