Ganjar Minta Media Online Upah Wartawan Sesuai UMK dan Patuhi Dewan Pers

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo (tengah), berfoto dengan para pengusaha media online di kantornya, Semarang, Jawa Tengah (Jateng), Rabu (2/12 - 2018). (Semarangpos.com/Humas Pemprov Jateng)
03 Januari 2019 08:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo, meminta pengusaha media online untuk mematuhi aturan Dewan Pers terkait uji verifikasi dan kompetensi. Selain itu, pengusaha media online juga wajib memenuhi kesejahteraan pekerja atau wartawannya sesuai.

 “Tolong diperhatikan upah sesuai UMK. Kalau tidak ya jadi hasta karya,” ujar Ganjar saat menerima pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) di kantornya, Rabu (2/1/2019).

Perkembangan industri media, khususnya online memang tengah jadi primadona, tercatat lebih dari 50 ribu media online lahir di Indonesia. Namun hanya sekitar 250-an yang terverifikasi di Dewan Pers. Ganjar mengatakan bangga dengan SMSI yang terus mendorong pengusaha media untuk menepati syarat-syarat lolos verifikasi.

"Mereka menginisiasi untuk bisa melakukan verifikasi terhadap awaknya sehingga bisnis online ini bisa berjalan baik. Semoga SMSI bisa menjadi lembaga yang terhormat. Yang sulit adalah mencari yang kredibel," katanya.

Beda dengan organisasi kewartawanan  lain, SMSI mupakan perkumpulan pengusaha media online. Kepada SMSI, selain soal gaji, Ganjar berpesan agar etika jurnalistik benar-benar dipraktlkkan.

"Sehingga awaknya benar-benar kredibel. Sehingga good corporate-nya benar-benar berjalan. Ternyata kawan-kawan wartawan dan pebisnis online di Jawa Tengah ini betul-betul menyiapkan diri menghadapi industri 4.0," katanya.

Untuk lolos verifikasi di Dewan Pers memang dianggap cukup memberatkan pengusaha media online, khususnya di daerah. Karena selain para awaknya harus mengikuti uji kompetensi, media online tersebut harus berada di bawah naungan perusahaan dan berbadan hukum.

"Mendorong agar semua media online untuk berbadan hukum. Membuka kesadaran baru pengelola dan wartawan media online," kata Setiawan Hendra Kelana Ketua SMSI Jateng.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya