Ganjar Pranowo Ajak Warga Tak Terpengaruh Isu SARA soal Perusakan Makam

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. (Antara/Istimewa)
04 Januari 2019 09:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengimbau warganya untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh isu suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) yang diduga melatarbelakangi peristiwa perusakan makam dengan nisan salib di Kota Magelang, Jateng.

"Masyarakat tetap tenang dan serahkan penyelidikan kepada pihak kepolisian," kata Gubernur Ganjar Pranowo di sela-sela menghadiri Pengajian Akbar Dalam Rangka Peringatan Haul ke-31 Almaghfurlah Kiai Haji Abdul Malik di Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, Jateng, Kamis (3/1/2019).

Ganjar enggan mengomentari lebih lanjut mengenai kemungkinan adanya potensi kerusuhan akibat isu SARA pada perusakan sejumlah makam di tempat permakaman umum (TPU) Giriloyo, Karet, Kota Magelang, Jateng. "Tidak usah dikembangkan [ke arah sana], jika ada kejadian baru laporkan polisi saja, biar dicek bener gak, begitu benar segera proses," ujarnya.

Belasan nisan makam nonmuslim di TPU Giriloyo Karet, Kecamatan Magelang Selatan, Kota Magelang, Jateng dirusak orang tidak dikenal. Kapolsek Magelang Selatan Kompol Moch Choirul Anwar saat dimintai konfirmasi mengatakan bahwa polisi masih terus melakukan penyelidikan secara intensif terkait dengan kasus itu.

Pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpancing atau terprovokasi atas kejadian tersebut. Hingga saat ini, kepolisian belum bisa menyimpulkan tentang dugaan pelaku dan motif tindakannya merusak nisan di pemakaman itu, sedangkan pihak keluarga pemilik makam belum ada yang melapor ke kepolisian setempat.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Antara