Magelang Tak Ikut Terguyur Hujan Abu Merapi

Gunung Merapi terlihat dari Pos Pengamatan Desa Jrakah, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. (Antara/Bambang Dwi Marwoto)
06 Januari 2019 02:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, MUNGKID — Wilayah Kabupaten Magelang tidak ikut terguyur hujan abu menyusul terjadinya guguran lava pijar Gunung Merapi, Jumat (4/1/2018) malam. Petugas Pemantau Gunung Merapi Pos Babadan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Yulianto, mengatakan mengakui terjadinya guguran lava pijar beberapa kali pada Jumat malam sekitar pukul 21.00 WIB.

Ia mengatakan jarak luncuran sejauh 1.200 meter ke arah tenggara atau ke hulu Kali Gendol. "Menurut informasi beberapa desa di Kecamatan Kemalang seperti Desa Tegalmulyo dan Tlogowatu serta di daerah Kemusuk Boyolali terjadi hujan abu tipis akibat luncuran lava pijar tersebut," katanya di Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (5/1/2019).

Menurutnya, dampak guguran lava pijar tersebut tidak mengakibatkan hujan abu di wilayah Kabupaten Magelang. Jarak luncuran lava pijar Jumat malam itu, katanya, lebih jauh dari sebelumnya paling jauh 1 km.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Magelang Edy Susanto menyampaikan guguran lava menimbulkan luncuran lava pijar di bagian atas dan tidak mengakibatkan hujan abu di wilayah Kabupaten Magelang. "Kondisi Magelang masih aman, namun kita harus meningkatkan kewaspadaan karena memang status Gunung Merapi saat ini waspada," katanya.

Ia menuturkan berdasarkan laporan dari Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta tingkat aktivitas Gunung Merapi masih status waspada (level II). Pertumbuhan volume kubah lava Merapi 5 Desember-27 Desember 2018 mencapai 389.000 m3 atau tumbu 2.300 m3/ hari.

Saat ini, katanya, posisi kubah lava masih stabil. Meski demikian, pada radius 3 km dari puncak Gunung Merapi warga sudah tidak diperkenankan beraktivitas karena tetap ada ancaman lontaran pasir, kerikil, atau bahkan batu apabila terjadi letusan.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

 

Sumber : Antara