Bendungan Logung Kudus Diprediksi Terisi Lebih Cepat

Bendungan Logung Kudus, Jawa Tengah mulai terisi air. (Antara/Istimewa)
07 Januari 2019 13:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, KUDUS — Penggenangan Bendungan Logung Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, diprediksi bisa selesai lebih cepat menyusul tingginya curah hujan yang terjadi selama beberapa pekan terakhir sehingga sangat mendukung tahap pengisian air di bendungan.

"Hingga Jumat [4/1/2018], elevasi air sudah mencapai 62,800 meter di atas permukaan laut (mdpl)," kata Koordinator Lapangan Bendungan Logung Kudus Dorlanda Sinaga di Kudus, Jawa Tengah, Sabtu (5/1/2019).

Menurut dia elevasi air tersebut sudah sesuai rencana yang ditargetkan sebelumnya. Dengan curah hujan yang tinggi, dia optimistis, penggenangan bisa lebih cepat dari target sebelumnya selama delapan bulan.

"Mudah-mudahan selama tahapan penggenangan bendungan curah hujan di Kabupaten Kudus memang mendukung agar bisa mencapai target. Bahkan, jika memungkinkan bisa lebih cepat," ujarnya.

Agar air bendungan bisa melimpas, maka elevasi airnya harus bisa mencapai 88,50 m. Penggenangan Bendungan Logung yang dimulai sejak 18 Desember 2018 tersebut, memanfaatkan aliran Sungai Logung dan Sungai Gajah.

Komunikasi Publik Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana Dodik Indra Irawan kecepatan penggenangan rata-rata per harinya mencapai 50 cm pada area seluas 144,06 ha. Pengisian bendungan, kata dia, dibatasi hingga elevasi 74 m, kemudian ditunggu selama tiga bulan untuk mengetahui keandalan bangunan bendungan.

Setelah dipastikan tidak ada masalah, maka volume bendungan ditingkatkan hingga mencapai elevasi 88,50 m, sedangkan muka air tertinggi berada di elevasi 93 m. Selama tahapan pengisian air tersebut, kawasan bendungan harus dijaga dan steril dari berbagai pihak yang tidak berkepentingan.

Terkait hal itu, pengelola bendungan juga berkoordinasi dengan perangkat desa setempat untuk mengimbau warganya agar tidak mendekati area genangan selama proses pengisian bendungan yang berada di perbatasan Desa Tanjungrejo, Kecamatan Jekulo dan Desa Kandangmas, Kecamatan Dawe.

Tahapan pengisian bendungan meliputi tiga tahap, yakni elevasi lantai pengelak sampai 41,5 m dari dasar bendungan kemudian elevasi intake sampai 74,5 m, dan elevasi muka air normal sampai 88,50 m. Bendungan Logung Kudus tersebut memiliki ketinggian 55 m dan panjang 350 m sehingga mampu menampung air sekitar 20,15 juta m3 dengan volume efektif sebesar 13,72 juta m3.

Bendungan Logung direncanakan dapat memenuhi kebutuhan air irigasi untuk lahan potensial dengan dukungan saluran irigasi eksisting 2.805 ha dan irigasi pengembangan 2.491 ha di wilayah Kabupaten Kudus. Selain itu, waduk tersebut mestinya juga bisa memenuhi kebutuhan air baku sebesar 200 liter/detik di perkotaan dan pedesaan di Kabupaten Kudus dan pembangkit listrik tenaga mikro hidro sebesar 0,50 MW. 

Manfaat lain dari keberadaan bendungan yang memiliki daya tampung efektif sebanyak 20,15 juta meter kubik air itu, nantinya bisa mengurangi potensi banjir.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Antara