Bulog Klaim Beras Sachet Diminati Warga Eks Keresidenan Kedu

Kepala Bulog Subdivre Kedu Nani Yulianti menunjukkan beras kemasan sachet kapasitas 200 gram. (Antara/Heru Suyitno)
08 Januari 2019 02:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, MAGELANG — Badan Urusan Logistik mengklaim beras kemasan sachet kapasitas 200 gram banyak diminati masyarakat eks Keresidenan Kedu. Lakunya beras kemasan plastik kecil itu diungkapkan Kepala Bulog Subdivre Kedu Nani Yulianti di Magelang, Jawa Tengah, Senin (7/1/2019).

Nani mengatakan permintaan beras kemasan sachet kualitas premium itu lumayan tinggi. Di wilayah kerja Subdivre Kedu rata-rata permintaan per bulan mencapai satu ton. "Beras kemasan sachet untuk melayani masyarakat berpenghasilan harian, untuk teman-teman indekos, hobi traveling sehingga dengan kemasan akan lebih praktis," katanya.

Beras kemasan dengan harga Rp2.500/sachet ini dipasarkan melalui Rumah Pangan Kita (RPK) mulai bulan Juli 2018. "Pemasarannya menyeluruh, baik di kota maupun desa, yang ada RPK-nya, alhamdulillah diminati masyarakat, terutama masyarakat berpenghasilan harian seperti tukang dan lainnya," katanya.

Menyinggung antisipasi lonjakan harga beras selama belum ada panen raya, dia menuturkan Bulog menyelenggarakan operasi pasar beras medium dalam program ketersediaan pasokan dan stabilitas harga (KPSH) beras medium 2019. Program itu bertujuan untuk mengantisipasi kenaikan harga pangan, khususnya beras, karena bulan Januari dan Februari 2019 diperkirakan belum ada panen.

"Jadi untuk antisipasi terhadap kemungkinan ada kenaikan harga, kami melakukan operasi pasar, berapa pun permintaan akan kami penuhi," katanya.

Subdivre Kedu saat ini memiliki stok beras 8.500 ton yang bisa didistribusikan ke wilayah Kabupaten Wonosobo, Kabupaten Temanggung, Kota Magelang, Kabupaten Magelang, Kabupaten Purworejo, dan Kabupaten Kebumen. "Insya Allah sampai ada panen sekitar awal Maret 2019 untuk stok beras di Bulog Kedu aman," katanya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Antara