Gubernur Jateng Larang Tol Bawen-Jogja Rusak Situs Cagar Budaya

Ruas jalan tol Bawen-Salatiga di Bawen, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Minggu (18/6 - 2018). (Antara/Aditya Pradana Putra)
09 Januari 2019 17:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berharap pemerintah memberikan akses menuju ke objek-objek wisata pada jalan tol Bawen-Jogja yang saat ini telah memasuki tahap lelang. Jalan bebas hambatan itu juga tak boleh justru merusak objek daya tarik wisata.

"Saya inginnya ada exit tol pada jalan tol Bawen-Yogyakarta yang bisa menuju tempat wisata, yang menuju [misalnya] Borobudur dan Prambanan, itukan menarik," kata Gubernur di Kota Semarang, Jateng, Selasa (8/1/2019).

Gubernur Ganjar Pranowo juga bersepakat dengan adanya penyesuaian rute pembangunan jalan tol Bawen-Jogja yang sempat menjadi polemik karena khawatir sejumlah situs cagar budaya bakal terdampak seperti di sekitar Candi Borobudur. "Dengan demikian, rute jalan tol diharapkan tidak menerabas situs-situs penting, tapi di pinggirannya," ujarnya.

Menurut Ganjar, rute pembangunan jalan tol Bawen-Jogja tidak boleh merusak cagar budaya, kalau terpaksa menerjang, maka rutenya harus dibelokkan. Saat ini, kata Ganjar, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menghitung aksesibilitas kecepatan dan trafik manajemen terkait dengan rencana pembangunan jalan tol  Bawen-Jogja.

"Kalau sudah detil dan eksekusi akan saya minta untuk paparan sehingga hal-hal yang ditakutkan publik bisa dikomunikasikan dengan baik," katanya.

Jalan tol Bawen-Jogja bakal melintasi wilayah Ambarawa, Pringsurat, Magelang, dan Mungkid. Setelah memasuki Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, jalan bebas hambatan itu bakal melintasi Bendung, Karangtalun, Minggir, Sleman, serta akan memanjang hingga kawasan Ring Road Utara.

Panjang tol Bawen-Yogyakarta mencapai 77 km dengan total investasi Rp12,139 triliun. Sejauh ini yang menjadi kekhawatiran banyak pihak terhadap pembangunan dua ruas jalur tol itu adalah keberadaan Candi Borobudur dan Candi Prambanan, serta daerah sekitar yang keberadaan situsnya masih banyak.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Antara