Tol Trans Jawa Diyakini Untungkan Pariwisata Jateng

Sejumlah wisatawan mengunjungi persawahan Kampung Wisata Tambangan di Mijen, Semarang, Jawa Tengah, Minggu (6/1 - 2019). (Antara/Aditya Pradana Putra0
11 Januari 2019 12:50 WIB Alif Nazzala Rizqi Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Sektor pariwisata Jawa Tengah diyakini terimbas positif keberadaan jalan tol Trans Jawa yang menghubungkan antarpusat pertumbuhan Pulau Jawa. Jalan bebas hambatan itu diresmikan Presiden Joko Widodo yang juga incumbent calon presiden dalam Pilpres 2019 itu menjelang masa libur Hari Natal 2018 lalu.

Optimisme itu ditebar Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jateng Heru Isnawan. ia mengatakan kondisi wisatawan di Jawa Tengah sekarang membaik. Keberadaan jalan tol juga mendukung mobilitas wisatawan. "Dahulu memang jumlah hotel tidak sebanding dengan jumlah wisatawan yang berkunjung. Namun, kondisi sekarang sudah cukup baik," ujarnya.

Sementara itu, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Solo menyatakan keberadaan jalan tol akan memberikan kontribusi bagi peningkatan transaksi Solo Great Sale (SGS) yang akan dilaksanakan pada bulan Februari 2019 karena memudahkan akses masuk ke Solo. "Tahun ini jalan tol sangat memudahkan dan mempercepat jarak tempuh," kata Sekretaris Solo Great Sale (SGS) 2019 David R Wijaya di Solo, Jawa Tengah, Rabu (9/1/2019).

Ia mengatakan seperti jarak tempuh Semarang-Solo hanya memakan waktu 1,5 jam, jauh lebih cepat jika dibandingkan sebelumnya hingga 3 jam. "Oleh karena itu, untuk SGS kali ini kami akan banyak melakukan sosialisasi ke kota lain, baik yang ada di Jawa Tengah maupun Jawa Timur," katanya.

Adapun Ketua DPRD Jateng Rukma Setyabudi mengatakan kepariwisataan di tiap kabupaten/kota sudah maju dan membantu pertumbuhan ekonomi. Semakin banyak wisatawan yang datang berkunjung, usaha-usaha kecil masyarakat pun semakin bergeliat. Dia mencontohkan sektor kepariwisataan di Kota Semarang sekarang ini sudah sangat baik dengan munculnya beberapa objek wisata baru seperti bridge fountain (air mancur menari di jembatan).

Menurut dia, keberadaan air mancur itu sempat menjadi viral di media sosial sehingga menarik perhatian wisatawan untuk berkunjung ke Kota Semarang. "Untuk ukuran Semarang, hal itu sudah sangat baik. Diharapkan, kabupaten/ kota lainnya bisa menirunya sehingga bisa menyedot animo wisatawan," kata Rukma Kamis (10/1/2019).

Dia mengatakan, wisatawan sekarang banyak yang berkunjung ke Semarang karena didukung pula dengan infrastruktur seperti jalan tol. Menurutnya, jalan menuju Semarang sangat dimudahkan dengan adanya Tol Pemalang-Batang dan Tol Semarang-Solo. "Sekarang akses sudah sangat cepat karena Tol Batang sudah terbangun. Untuk itu, infrastruktur tersebut sangat mendukung industri pariwisata di daerah," ucapnya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Bisnis & Antara