Penyerapan APBD Semarang 2018 Capai 94,56%

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi. (Bisnis)
15 Januari 2019 22:50 WIB Alif Nazzala Rizqi Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengklaim penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja daerah (APBD) 2018 mencapai 94,56%. Menurut dia, penyerapan APBD Kota Semarang 2018 itu sudah maksimal.

Nilai total APBD Kota Semarang 2018 mencapai Rp4,8 triliun. Sedangkan tahun 2019 APBD Kota Semarang naik menjadi Rp5,1 triliun.

"APBD kita tahun lalu sudah terserap secara maksimal. Buktinya serapan APBD mencapai 94,56%, naik jika dibandingkan 2017 yang terserap 92%," papar Wali Kota Hendrar Prihadi di Kota Semarang, jawa Tengah, Selasa (15/1/2019).

Dikatakan lelaki yang akrab disapa Hendi itu, APBD Kota Semarang 2018 digunakan untuk membangun infrastruktur. Pasalnya, infrastruktur menjadi salah satu fokus Pemkot Semarang dalam pembangunan selama 2018. 

Dia memaparkan meskipun pembangunan sedang gencar di Kota Semarang, namun pihaknya juga mencatat beberapa kekurangan. Hendi mencontohkan, pengerjaan yang terkesan terburu-buru dan beberapa lelang proyek yang diundur selama 2018. 

"Beberapa catatan mengenai pembangunan selama 2018 sedang kami perbaiki. Kami juga mengimbau kepada masyarakat untuk turut menjaga serta merawat fasilitas umum yang sudah dibangun sebelumnya," ujarnya. 

Sementara itu lanjut Hendi pada 2019 pihaknya fokus untuk melanjutkan beberapa pembangunan yang akan dikerjakan seperti Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSA) Jatibarang yang ditarget selesai ada April mendatang. Selain itu, tahun ini, Pemkot Semarang juga sedang dalam pemantapan proyek Light Rail Transit (LRT).

Hendi berharap, agar pemantapan proyek ini LRT segera selesai dengan menggunakan skema Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU).  "Untuk LRT sekarang sedang dalam tahap pemantapan. Proyek ini akan menggunakan skema KPBU, Pemkot Semarang akan bekerjasama dengan badan usaha. Semoga ini cepat selesai sehingga bisa langsung lelang," katanya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Bisnis