Kebumen Diterjang Banjir, Pertamina Jamin Stok BBM dan Elpiji Terkendali

Ilustrasi banjir di Kebumen, Jateng. (Antara)
19 Januari 2019 22:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — PT Pertamina Marketing Operation Region (MOR) IV Jawa Tengah (Jateng) dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) dan elpiji di Kebumen. Meski pun beberapa kecamatan di wilayah tersebut baru saja diterjang bencana banjir.

Ada setidaknya delapan desa di enam kecamatan di Kebumen yang diterjang banjir, Rabu (16/1/2019) dini hari. Kedelapan desa itu, yakni Desa Meles, Karangkemiri, dan Plarangan di Kecamatan Adimulyo. Lalu Desa Bumirejo di Kecamatan Kebumen, Desa Wanareja di Kecamatan Karanganyar, Desa Karangmalang di Kecamatan Buayan, Desa Sidoagung di Kecamatan Sruweng, dan Desa Aditirto di Kecamatan Pejagoan.

Banjir melanda delapan desa itu dengan ketinggian 30-50 sentimeter (cm). Banjir disebabkan sungai yang meluap dan tanggul jebol serta beberapa pohon yang tumbang dan menimpa rumah serta menutup akses jalan.

Pejabat sementara (Pjs) Manajer Komunikasi dan CSR Pertamina MOR IV, Arya Yusa Dwicandra, mengatakan terdapat 16 stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), 886 pangkalan, 11 agen, dan 4 stasiun pengisian dang pengangkutan bulk elpiji (SPBE) di Kebumen. Semua fasilitas itu tetap beroperasi menyalurkan elpiji dan BBM seperti biasa, Meskipun kondisi beberapa ruas jalan masih tergenang air. Rata-rata penyaluran BBM per hari di Kebumen mencapai 269 kiloliter (Kl) per hari, sedangkan elpiji sekitar 30.360 tabung per hari.

“Pengiriman tetap kami lakukan dengan kondisi air meluap di beberapa ruas jalan yang dilewati. Pengiriman dilakukan dengan menggunakan armada operasional seperti biasa. Kami memastikan tidak ada pemindahan menggunakan armada kecil ke lokasi pangkalan,” ujar Arya dalam keterangan resmi, Jumat (18/1/2019).

Sementara di wilayah terdampak banjir, Pertamina tetap akan melakukan penyaluran BBM dan elpiji seperti kondisi normal. Jika memang ada jalur yang terhambat, Pertamina akan menggunakan jalur alternative.

"Masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan BBM dan elpiji, karena pasokan tetap kami salurkan seperti biasa,” imbuhnya.

Demi aspek keamanan saat kondisi banjir, Pertamina mengimbau kepada armada pengantar untuk lebih berhati-hati saat melintasi jalur yang tergenang air.

"Apabila masyarakat menemukan kendala dalam pelayanan BBM dan elpihi, bisa menghubungi Pertamina di 1 500 000 atau email di ppc@pertamina.com. Keluhan akan langsung kami tindak lanjuti,” jelas Arya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya