Tanah Longsor di Magelang Telan 2 Korban Jiwa

Tim sukarelawan mengevakuasi korban meninggal dunia akibat tanah longsor di Dusun Bulu, Desa Kapuhan, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. (Antara/BPBD Kabupaten Magelang)
20 Januari 2019 02:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, MUNGKID — Sejumlah titik longsor terjadi di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Jumat (18/1/2019). Satu di antaranya kejadian di Dusun Bulu, Desa Kapuhan, Kecamatan Sawangan yang merenggut nyawa Pardi, 50.

Kepala Pelaksana Badan penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang Edy Susanto  mengatakan musibah tersebut terjadi sekitar pukul 08.30 WIB saat korban berada di ladang. "Korban saat itu tengah membuat lanjaran dari bambu. Tiba-tiba tebing di dekatnya, setinggi 8 m, longsor dan menimpa korban," katanya.

Mengetahui adanya korban dalam kejadian tersebut, masyarakat bersama tim BPBD, polisi, tenara, dan sukarelawan melakukan pencarian korban. Hasilnya, korban ditemukan sudah meninggal dunia. Jasad kemudian dievakuasi ke rumah korban.

Menurutnya, di lokasi longsor tersebut masih berpotesi longsor susulan jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi. Selain di Dusun Bulu, Desa Kapuhan, Kecamatan Sawangan, tanah longsor juga merenggut korban jiwa di Dusun Kalipelus, Desa Wuwuharjo, Kecamatan Kajoran.

Tanah longsor di Dusun Kalipelus, korban meninggal dunia dilaporkan bernama Wowoh, 37. Ia tersengat aliran listrik karena tanah longsor mengenai jaringan listrik. Hal serupa juga menyebabkan Sururi, 50, mengalami luka ringan. Bencana tanah longsor di dusun itu juga menutup jalan.

Selain di kedua lokasi tersebut, hujan yang turun Kamis (17/1/2019), juga memicu tanah longsor di Dusun Gejiwan, Desa Krasak, Kecamatan Salaman. Di lokasi itu, tanah longsor menutup akses jalan Gejiwan dan mengancam delapan rumah warga.

"Saat ini masih terjadi gerakan tanah dan dilakukan pematauan oleh satgas dan sukarelawan," katanya.

Tanah longsor juga terjadi di Dusun Krambetan, Desa Jogomulyo, Kecamatan Tempuran. Bencana alam itu mengakibatkan rumah milik Komarodin rusak ringan. Sedangkan bencana tanah longsor di Dusun Kebonagung Wetan, Desa Jogomulyo, Kecamatan Tempuran menutup total akses jalan.

Tanah Longsor di Dusun Bandungan, Desa Jogomulyo, Kecamatan Tempuran menyebabkan rumah milik Mardani, 56, rusak ringan. Tanah longsor juga menutup akses jalan dusun. Terdapat retakan sepanjang 10 m yang mengenai rumah Kusnin, 63.

Kemudian tanah longsor di Dusun Mranggen, Desa Kwaderan,  Kecamatan  Kajoran mengakibatkan jalan utama Dusun Mranggen tertutup longsor. Tanah longsor Dusun Plutungan, Desa Wonolelo,  Kecamatan  Sawangan juga menutup  akses jalan Sawangan-Boyolali dan sudah dapat teratasi.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Antara