Gubernur Ganjar Anggap Pembebasan Abu Bakar Ba’asyir Baik bagi Indonesia

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (Antara/Humas Pemprov Jateng)
21 Januari 2019 08:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo, menilai pembebasan terpidana kasus terorisme, Abu Bakar Ba’asyir, memberikan efek positif bagi Indonesia. Pembebasan itu  akan memberikan ketenteraman, baik pada Ba’asyir sendiri, keluarga, masyarakat, maupun komunitasnya.

“Tentu pembebasan bersyarat ini akan baik bagi Indonesia,” ujar Ganjar di Semarang, Minggu (20/1/2019).

Ba’asyir yang sebelumnya divonis hukuman penjara selama 15 tahun oleh Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan pada 2011, diputuskan bebas oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan alasan kemanusiaan.

Pengasuh serta pimpinan Pondok Pesantren Al-Mukmin, Ngruki, Sukoharjo, itu dianggap sudah tua dan kerap sakit-sakitan di usia yang telah menginjak 81 tahun, sehingga tidak layak lagi menghuni sel penjara.

Ba’asyir dikabarkan sudah bosa pulang dan kembali berkumpul dengan keluarganya di Sukoharjo.

Ganjar mengaku tidak melakukan persiapan khusus terkait pemulangan Ba’asyir ke Sukoharjo. Segala persiapan menyambut kepulangan Ba’asyir sudah pasti dilakukan oleh aparat keamanan.

"Tidak ada persiapan khusus dan spesial. Harapan kami, Abu Bakar Ba'asyir bisa pulang sampai di tempatnya dengan baik dan tidak ada sesuatu yang merespons negatif, biarkan beliau pulang dengan segala keputusan bijak dari Presiden Joko Widodo," tambahnya.

Soal waktu kepulangan Abu Bakar Ba'asyir, Ganjar mengatakan belum mendapat kepastian. Pihaknya belum dihubungi dari Jakarta.

"Mudah-mudahan kami segera mendapat informasi. Tugas kami biasanya bersama Forkompimda menyiapkan itu dengan baik sesuai apa yang mesti kami lakukan," ujarnya.

Disinggung terkait koordinasi khusus dengan pihak kepolisian, Ganjar menerangkan jika hal itu juga tidak ada yang spesial.

"Kami biasanya mekanis dan reflek, karena yang begini ini pasti sudah ada prosedurnya. Contoh dulu mau ada eksekusi di Nusakambangan, kami bersama Kepolisian dan Forkompimda rapat terus, bagaimana agar tidak terjadi hal yang negatif," tegasnya.

Namun begitu, karena ini pembebasan maka Ganjar meyakini suasananya akan lebih gembira dan menyenangkan. "Mudah-mudahan semua akan bisa menyambut baik dan gembira. Semoga tidak ada hal-hal yang negatif," pungkasnya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya