Bocah Balita Tewas Tercebur Banjir di Kudus

Warga Desa Jati Wetan, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Senin (28/1 - 2019), menunjukkan lokasi terceburnya anak balita yang akhirnya tewas. (Antara/Akhmad Nazaruddin Lathif)
28 Januari 2019 22:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, KUDUS — Seorang anak di bawah lima tahun (balita) asal Desa Jati Wetan, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Senin (28/1/2019), ditemukan tewas akibat tercebur dalam genangan banjir di samping rumahnya.

Kapolres Kudus AKBP Saptono menyatakan tewasnya Moh. Faisal Bisri, 3, bermula saat korban minta susu kepada orang tuanya. "Ketika ditinggal ibunya untuk dibuatkan susu, anaknya itu diduga tercebur di genangan yang kebetulan berada di depan pintu samping rumahnya yang hanya diberi pengadang papan kayu setinggi 50 cm," ujarnya.

Untuk itu, dia mengimbau warga untuk lebih mewaspadai buah hatinya di tengah-tengah kepungan banjir. Berbeda dengan semangat Pemkab Kudus yang gencar memublikasikan bahwa Bendungan Logung yang baru saja dibikin pemerintah berhasil mengurangi banjir, Kapolres Saptono justru meminta warga untuk lebih waspada pada musim penghujan kali ini karena debit banjir saat ini lebih tinggi.

Kapolsek Jati AKP Bambang Sutaryo menambahkan korban ditemukan meninggal pada sekitar pukul 10.30 WIB. Keluarga, katanya, sempat melakukan pencarian bersama warga sekitar selama 30-an menit, hingga kemudian jasad anak balita itu ditemukan di samping kanan rumah korban dalam keadaan tengkurap dan dinyatakan meninggal dunia.

Genangan banjir di samping rumah tersebut dalamnya sekitar 1 m dan korban juga belum bisa berenang. Hasil pemeriksaan tim medis dari Puskesmas Jati, kata dia, tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan.

Ulil Albab, kerabat korban, mengatakan bahwa korban selama ini memang dikenal aktif. Desa Jati Wetan saat ini memang menjadi lokasi terparah terjadinya bencana banjir di Kabupaten Kudus karena jumlah warga yang mengungsi makin bertambah menyusul makin meluasnya genangan air bah.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Antara