Kerap Diterjang Banjir, LP Pekalongan Bakal Dipindah ke Gunung

Kadivpas Kemenkumham Jateng, Heni Yuwono. (Semarangpos.com/Imam Yuda S.)
29 Januari 2019 10:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Jawa Tengah (Jateng) berencana memindahkan Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas IIA Pekalongan ke daerah perbukitan. Hal itu dilakukan menyusul kondisi bangunan LP yang sudah tidak layak huni dan kerap diterpa banjir.

Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpas) Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkumham Jateng, Heni Yuwono, mengaku telah menyiapkan lokasi baru untuk LP Pekalongan. Lokasi itu berada jauh dari tepi pantai dengan ketersediaan lahan mencapai 10 hektare.

"Itu lahannya sudah dihibahkan Bupati Pekalongan untuk dibuat bangunan baru Lapas [LP] Pekalongan. Upaya itu jadi alternatif untuk meningkatkan kualitas lapas yang selama ini memang tidak layak pakai. Apalagi kemarin banjir cukup tinggi," ujar Heni kepada wartawan di Semarang, Senin (28/1/2019).

Heni menambahkan LP Pekalongan nantinya dibangun di atas lahan seluas 2 hektare. Di dalamnya bakal dilengkapi berbagai fasilitas penunjang, mulai sarana pelatihan bagi narapidana, taman, sel yang lebih luas dan lain-lain.

Heni mengatakan pematangan relokasi LP sudah dilakukan sejak tahun lalu. Meski demikian, prosesi peletakan batu pertama atau groundbreaking baru akan dilakukan pertengahan tahun ini.

"Sudah tahun lalu direncakanan. Tahun ini akan kita mulai pembangunannya. Lokasinya di dekat pegunungan, jadi aman dari banjir. Lokasinya ada di Kabupaten Pekalongan," ujar Heni.

Sementara itu, banjir yang melanda Pekalongan sejak Sabtu (26/1/2019) malam membuat 360 warga binaan LP Pekalongan dipindahkan. Ke-360 WB itu dipindah di lima LP yang ada di Jateng, salah satunya LP Kelas IA Kota Semarang atau yang populer disebut Lapas Kedungpane.

"Sementara waktu mereka akan ditempatkan satu sel dulu. Kalau banjirnya sudah surut, mereka baru dikembalikan lagi ke Pekalongan," terang Heni.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya