BEI Semarang Patok Target Kenaikan Nilai Transaksi 50%

Karyawan melintas di dekat papan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). (Bisnis/Felix Jody Kinarwan)
31 Januari 2019 02:50 WIB Yudi Supriyanto Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Bursa Efek Indonesia Perwakilan Semarang mematok target kenaikan nilai transaksi per bulan yang terjadi sepanjang 2019 sekitar 50% dibandingkan dengan nilai transaksi sepanjang 2018.

Kepala BEI Semarang Fanny Rifqi mengatakan pihaknya menargetkan transaksi Rp1,5 triliun/bulan sepanjang tahun ini. Rata-rata nilai transaksi per bulan pada 2018 adalah Rp1 trilun.

“Target nilai transaksi kami di Semarang per bulan Rp1,5 triliun,” kata Fanny kepada Jaringan Informasi Bisnis Indonesia (JIBI), Rabu (30/1/2019).

Dia menjelaskan terdapat beberapa faktor yang membuat BEI Semarang memiliki target nilai transaksi yang lebih besar sepanjang tahun ini, seperti membaiknya kondisi ekonomi global dan nasional, nilai tukar menguat, dan tingkat suku bunga Amerika Serikat yang tidak naik lagi. Selain itu, lanjutnya BEI Semarang juga melakukan upaya agar target nilai transaksi dapat tercapai.

Upaya-upaya akan dilakukan seperti melakukan aktivasi investor dengan sering mengadakan workshop pasar modal untuk mereka yang sudah menjadi investor. Antusiasme masyarakat Semarang dan sekitarnya terhadap pasar modal sudah mengalami peningkatan. Indikatornya, dia menuturkan adalah jumlah peserta sekolah pasar modal BEI perwakilan Semarang dan data statistik peningkatan jumlah investor.

Sementara itu, terkait dengan jumlah investor di BEI perwakilan Semarang pada tahun lalu, dia menuturkan sekitar 15.000. Saat ini, sudah terdapat beberapa calon emiten baru. Akan tetapi, calon-calon emiten tersebut belum selesai melakukan persiapan internal sampai 2019. “Rata-rata baru persiapan internal. Merapikan aset dan laporan keuangan,” katanya.

Oleh karena itu, dia menuturkan pihaknya hanya menargetkan satu emiten baru untuk Semarang sepanjang tahun ini. BEI perwakilan Semarang, tambahnya sering melakukan sosialisasi dengan melakukan kunjungan ke calon emiten. Dalam satu bulan, pihaknya bisa menargetkan melakukan kunjungan sebanyak 4 kali ke calon emiten.

Sebelumnya, BEI Semarang menargetkan 9.000 investor baru masuk sepanjang 2019. Target ini, mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan target investor baru yang dipasang, yakni sebanyak 7.000 investor baru. Untuk mencapai target investor baru tersebut, beberapa langkah dilakukan oleh BEI Semarang seperti membuka galeri investasi yang ada di beberapa universitas di Semarang dan sekitarnya selain melakukan edukasi melalui sekolah pasar modal.

"Untuk mendongkrak investor khususnya kaum muda kami membuka galeri investasi baik di Semarang dan sekitarnya. Tak lupa, tiap bulan kami juga melakukan sekolah pasar modal agar investor baru terus bertambah," tuturnya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Bisnis