PLN Jateng Ajak Waspadai Bahaya Listrik saat Penghujan

Manajer Komunikasi PLN UID Jateng/DIY, Haris. (Antara/Nur Istibsaroh)
31 Januari 2019 14:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (Jateng-DIY) mengimbau masyarakat untuk selalu mewaspadai bahaya listrik pada musim penghujan seperti sekarang ini.

"Pada musim penghujan tidak menutup kemungkinan terjadinya banjir, untuk itu PLN mengimbau masyarakat untuk mengantisipasi bahaya listrik," kata Manajer Komunikasi PLN UID Jateng-DIY Haris di Kota Semarang, Jawa Tengah, Rabu (30/1/2019).

Haris menjelaskan untuk mengatisipasi bahaya listrik, ada beberapa langkah antisipatif saat banjir yang dapat dilakukan masyarakat, antara lain mematikan instalasi listrik di dalam rumah, mencabut peralatan listrik yang masih tersambung dengan stop kontak, dan menaikkan alat elektronik ke tempat yang lebih tinggi. "Setelah banjir surut masyarakat diimbau untuk memastikan semua peralatan elektronik dalam keadaan kering sebelum digunakan," katanya.

Haris mengakui kondisi cuaca ekstrim saat ini juga rentan menyebabkan adanya gangguan listrik, di antaranya diakibatkan pohon tumbang dan angin. "Di musim penghujan, jaringan listrik akan menjadi lebih rentan terhadap gangguan, sebagian besar disebabkan oleh pohon dan angin kencang," katanya.

PLN, lanjut Haris, berharap masyarakat dapat ikut bekerja sama dengan melaporkan jika terjadi gangguan listrik. "Masyarakat dapat mengadukan gangguan yang terjadi melalui contact center PLN di nomor 123, Facebook PLN 123, Twitter @pln_123 dan email pln123@pln.co.id," kata Haris.

Hujan yang terjadi beberapa waktu terakhir di wilayah Jawa Tengah telah menyebabkan aneka bencana. Berdasarkan data dari BMKG, fenomena saat ini diakibatkan pergerakan Monsun Dingin Asia dan hangatnya suhu muka laut di perairan Indonesia yang menyebabkan tingginya tingkat penguapan dan pertumbuhan awan.

Di wilayah pesisir keadaan tersebut diperparah dengan kondisi geografis yang dekat dengan bibir laut, dampaknya banjir tidak hanya datang dari air penghujan, tetapi juga dari air laut pasang.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya



Sumber : Antara