30 Pelajar SMK Tawuran di Magelang, 1 Tewas, Hanya 3 Jadi Tersangka

Kapolres Magelang AKBP Yudianto Adhi Nugroho menunjukkan senjata tajam barang bukti tawuran antarpelajar yang mengakibatkan tewasnya siswa SMK Ma'arif Salam. (Antara/Heru Suyitno)
04 Februari 2019 06:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, MUNGKID — Polres Magelang menetapkan tiga tersangka dalam penyidikan kasus tewasnya pelajar SMK Ma'arif Salam, Nasrul Aziz, 17, dalam tawuran yang melibatkan pelajar sekolah vokasi swasta di Magelang.

Kapolres Magelang AKBP Yudianto Adhi Nugroho mengatakan ketiga tersangka pembunuhan itu adalah LR, 18, warga Mertoyudan, IP, 19, warga Kaliangkrik, dan NA, 17, warga Grabag, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Ketiganya adalah pelajar SMK swasta di Kota Magelang.

Tawuran berbuntut maut itu terjadi Kamis (31/1/2019) sekitar pukul 17.00 WIB di Jetak, Blabak, Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Ketiga tersangka mengaku telah membacok korban menggunakan senjata tajam.

Bacokan tersangka LR diakuinya dua kali mengenai punggung korban. Sedangkan IP mengaku bacokannya hanya sekali mengenai punggung korban. Sementara itu, NA mengaku bacokannya mengenai punggung kiri korban.

Yudianto sebagaimana dipublikasikan Kantor Berita Antara, Jumat (1/2/2019), mengatakan setelah kejadian itu berhasil mengamankan 30 orang dan dari 30 orang tersebut tiga orang di antara mereka merupakan pelaku pembacokan. Menurut dia, tawuran antarpelajar tersebut diawali saling ejek di media sosial,  kemudian mereka saling janjian untuk melakukan tawuran.

Ia menuturkan peran ketiga tersangka diketahui berdasarkan rekaman video, keterangan saksi di tempat kejadian perkara dan pengakuan tersangka yang melakukan pembacokan serta penusukan terhadap korban yang menyebabkan meninggal dunia.

Tersangka LR mengatakan hanya ikut-ikutan dalam tawuran itu karena diajak teman-temanya. Ia mengaku membacok korban dan menyesali atas perbuatannya tersebut.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Antara