Di Tegal, JKSN Nyatakan Dukung Jokowi-Ma`ruf demi Ahlusunnah Wal Jamaah

Ketua Dewan Pengarah Jaringan Kiai Santri Nasional Khofifah Indar Parawansa tampil dalam deklarasi warga Kabupaten Tegal dan Batang mendukungan pasangan Jokowi-Maruf, Minggu (3/2 - 2019). (Antara/Humas JKSN)
04 Februari 2019 22:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, TEGAL — Jaringan Kiai Santri Nasional (JKSN) bersama ribuan warga Kabupaten Tegal dan Batang, Jawa Tengah, Minggu (3/2/2019), mendeklarasikan kesiapan memenangankan pasangan calon presiden Joko Widodo dan calon wakil presiden Ma`ruf Amien dalam Pilpres 2019.

Ketua Dewan Pengarah JKSN Khofifah Indar Parawansa mengatakan bahwa di tangan Jokowi-Ma`ruf maka ahlusunnah wal jamaah bisa dititipkan. "Pada pasangan nomor 01, ada Pak Jokowi dan ada Kiai Ma`ruf Amien sehingga kita bisa menitipkan ahlaussnah wal jamaah. Oleh karena, Pilpres adalah jihad besar karena hal ini akan menjadi bagian dari pertarungan besar untuk menjaga keutuhan NKRI," tuturnya.

Khofifah menyerukan kiai dan warga Nahdlatul Ulama yang punya kontribusi besar atas lahirnya Negara Kesatuan Republik Indonesia bersiaga saat ada yang ingin mengusik Pancasila dan NKRI. "Apa yang harus diperjuangkan JKSN kali ini bukan semata soal Pilpres namun adalah bagaimana bisa sama-sama menjaga agama dan mengatur negara," ucapnya.

Mantan Menteri Sosial itu mengatakan JKSN di hari Minggu itu tel;ah banyak bergerak untuk berkampanye bagi kemenangan Jokowi-Ma`ruf dalam Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2019. "Hari ini saja di Jawa Tengah ada dua titik deklarasi JKSN, yaitu di Tegal dan Kabupaten Batang. Kita tidak dalam posisi mematok angka target kemenangan, namun targetnya adalah bisa menang siginifikan," ujarnya.

Pada kegiatan deklarasi yang diklaim dikuti sejumlah kiai Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Jawa Barat itu, Khofifah menabuh genderang semangat pendukung Jokowi-Ma`ruf untuk kian getol turun menjadi speaker dan influencer menggaet pemilih. "Kita titipkan ahlussunnah wal jamaah pada Pak Jokowi dan Kiai Ma`ruf, bagiamana agar ke depan pesantren bisa kokoh, dan NKRI bisa terjaga. Ahlussunnah wal jamaah atau kerap dikenal dengan aswaja harus dijaga sehingga di Indonesia toleransi dan moderasi antarumat bisa dijaga," katanya.

Ketua Pimpinan Cabang Muslimat Nahdhatul Ulama (NU) Kabupaten Tegal Umi Azizah saat acara deklarasi JKSN di Tegal itu mengatakan bahwa Jokowi-Ma`ruf adalah paket lengkap khususnya dalam memperjuangkan keutuhan NKRI dan ahlussunnah wal jamaah. "Presiden Jokowi sudah memberikan bukti kerja nyata dengan membangun infrastruktur yang bermafaat untuk kita. Selain itu, beliau [Jokowi] yang berpasangan dengan Kiai Ma`ruf adalah seorang ulama yang akan menjaga ahlusunnah wal jamaah," imbuhnya.

Ia mengatakan Jokowi adalah pemimpin yang mewujudkan adanya Hari Santri Nasional dan beliau kini juga sedang memperjuangkan penyusunan undang-undang pesantren dan pendidikan keagamaan. "Pak Jokowi juga yang mengesahkan perppu ormas yang melarang organisasi masyarakat yang anti-Pancasila. Oleh karena, tidak ada alasan lagi bagi warga NU serta jaringan kiai dan santri harus memilih Jokowi-Ma`ruf," kata Umi Azizah yang juga menjabat sebagai Bupati Tegal itu.

Dihadapan ribuan warga dan muslimat NU itu, Umi Azizah menambahkan jika nomor urut 01 dalam Pilpres 2019 sudah lengkap maka tak perlu lagi memilih nomor 02.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Antara