Tahun Baru Imlek Dongkrak Hunian Hotel di Semarang

Ilustrasi penerimaan tamu di lobi hotel. (Antara)
06 Februari 2019 02:50 WIB Alif Nazzala Rizqi Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Libur nasional Tahun Baru 2570 Imlek membawa berkah bagi pelaku industri perhotelan di Kota Semarang, Jawa Tengah. Okupansi hotel-hotel di ibu kota Jateng mengalami kenaikan yang cukup signifikan dibandingkan hari biasa.

Sales Executive Haka Hotel Semarang, Nona Indrayana mengatakan pada libur tahun Baru Imlek ini, tingkat hunian hotelnya mengalami kenaikan cukup siginfikan, mencapai angka 30% dibandingkan hari biasa.  “Kenaikan okupansi cukup tinggi, mencapai 30% dibandingkan pada hari libur biasa,” katanya, Selasa (5/2/2019).

Nona menjelaskan okupansi sampai Senin (4/2/2019) petang berada pada angka hampir 95% yang didominasi tamu walk in. Tingginya tingkat hunian ini, lanjut dia, dipengaruhi libur panjang yang dimulai sejak Sabtu (2/2/2019) sampai Selasa ini. “Okupansi pada hari biasa atau weekdays biasanya hanya 50% saja,” tambahnya.

Selain pengaruh libur panjang, tinggnya okupansi ini juga didukung dengan adanya promo kamar dan makan malam khusus pada malam Tahun Baru Imlek yang ditawarkan oleh Haka Hotel Semarang, di antaranya adalah paket makam malam dengan harga Rp250.000 yang bisa dinikmati empat orang.

Tingginya okupansi juga dirasakan oleh Star Hotel Semarang yang jika weekdays hanya memiliki okupansi sekitar 50%. Sementara untuk libur Tahun Baru Imlek kali ini, okupansi hotel berbintang empat itu mencapai 85%, naik 35% dibandingkan hari biasa.

“Selain libur panjang, tingginya okupansi juga karena promo khusus Imlek, yakni paket kamar dan dinner yang dijual dengan angka Rp833.000, serta paket dinner khusus yang dijual di angka Rp168.000,” tutur Public Relations Executive Star Hotel Semarang, Riyanti.

Terpisah, Sales Executive Whiz Hotel Semarang, Farah Zahara Maulida, menerangkan jika libur tahun Baru Imlek saat ini, okupansi hotelnya mencapai 95% atau meningkat dibanding hari biasa. Salah satu penyumbangnya adalah banyaknya tamu yang memilih longstay karena libur panjang.  “Okupansinya mencapai 95% sampai Selasa," tambahnya.

Selain karena libur panjang, tingginya okupansi ini dikarenakan program khusus Imlek yang diberikan hotelnya, di antaranya Gong Xi Fa Cai Great Sale yang hanya mewajibkan tamu membayar Rp650.000 untuk dua malam satu kamar atau satu kamar dua malam. “Juga ada lucky draw. Itu buat tamu yang dateng langsung ke hotel tanpa reservasi dulu dapat discount 50% dari harga Rp400.000 itu include breakfast,” katanya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Bisnis