Go-Pay Klaim Layani 90% Transaksi BRT Trans Semarang

Transaksi dengan menggunakan Go Pay di Kelenteng Sam Poo Kong Semarang. (Bisnis/Alif Nazzala Risqi)
06 Februari 2019 04:50 WIB Alif Nazzala Rizqi Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Go-Pay, fintech yang merupakan bagian dari ekosistem Go-Jek, mengklaim pertumbuhan transaksi nontunai pada Bus Rapid Transit (BRT) Trans Semarang kini mencapai 90% dari seluruh transaksi alat transportasi umum andalan ibu kota Jateng itu.

Head of Sales Go-Pay, Arno Tse, mengatakan tingginya penggunaan Go-Pay tersebut memperlihatkan animo masyarakat Kota Semarang yang luar biasa dalam memilih Go-Pay sebagai pilihan utama pembayaran non tunainya. "Di BRT Trans Semarang saat ini 90% transaksi nontunainya sudah menggunakan Go-Pay. Memang antusiasme masyarakat sangat tinggi menggunakan transaksi nontunai," kata Arno Tse di Semarang, Selasa (5/12/2019).

Arno Tse mengatakan sebagai perusahaan teknologi tanah air, Go-Pay memiliki misi untuk mendorong perekonomian Indonesia dan hadir di layanan publik serta seluruh transaksi masyarakat. Untuk itu, di Kota Semarang menurut dia, bukan hanya di BRT Trans Semarang saja Go-Pay juga bisa dimanfaatkan untuk pembayaran, namun juga di RSUD Wongsonegoro Semarang, membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Semarang, serta bertransaksi di berbagai jajanan kaki lima di Semarang, seperti Pusat Kuliner Semawis.

Dia menambahkan para pengunjung Masjid Baiturrahman Semarang pun dapat melakukan sedekah secara digital dengan memindai kode QR yang dapat ditemukan di lingkungan sekitar masjid. "Kami memiliki keinginan semua transaksi yang menggunakan uang tunai di Kota Semarang bisa menjadi nontunai semuanya," terangnya.

Dia menjelaskan baru-baru ini dalam merayakan Tahun Baru 2570 Imlek, Go-Pay untuk kali pertama juga memperkenalkan metode pembayaran nontunai di tempat wisata budaya dan religi di Jawa Tengah, yakni Kelenteng Agung Sam Poo Kong. Melalui inovasi terbaru Go-Pay itu, pengunjung bisa melakukan pembayaran tiket masuk Sam Poo Kong hingga bazar makanan saat Festival Imlek yang berlangsung 1-5 Februari 2019 menggunakan Go-Pay.

"Menyambut perayaan Imlek ke 2570 ini, kami ingin mempermudah masyarakat Semarang yang merayakan Imlek maupun yang berlibur untuk berwisata dan berkumpul bersama teman dan keluarga di Klenteng Agung Sam Poo Kong," ujarnya.

Menurutnya, pengenalan pembayaran nontunai lewat Go-Pay di Klenteng Sam Poo Kong ini pun sejalan dengan komitmen Pemerintah Kota Semarang untuk mewujudkan Kota Semarang sebagai Smart City. Go-Pay percaya bahwa pembayaran nontunai terutama yang terkait aktivitas sehari-hari merupakan langkah pertama untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan jasa keuangan.

“Jika masyarakat terbiasa memanfaatkan pembayaran non tunai yang transparan dan mudah, maka Pemkot Semarang dapat dengan mudah memperkenalkan inovasi digital lain yang dapat meningkatkan pelayanan pada sektor publik. Bersama Pemkot, kita bisa bersama meningkatkan perekonomian daerah,” jelasnya.

Disebutnya, kolaborasi ini menjadi kali pertama bagi Go-Pay masuk pada pembayaran nontunai untuk tempat wisata budaya dan religi. Sebelumnya, Go-Pay juga sudah bisa dimanfaatkan untuk melakukan pembayaran di hampir 90.000 UMKM di berbagai kota di Indonesia dan 6.000 di antaranya terletak di Semarang.

Sedangkan, lanjutnya, khusus dalam Festival Imlek ini juga didukung oleh berbagai UMKM dari 53 tenan untuk meramaikan bazar kuliner. Untuk memeriahkan momentum itu, Go-Pay menawarkan promo ehingga pengunjung Klenteng Sam Poo Kong yang menggunakan Go-Pay untuk membeli tiket masuk dan berbelanja di Festival Imlek akan mendapatkan angpao berupa cashback 20% per transaksi hingga Rp20.000.

Sementara itu, owner Sam Poo Kong, Mulyadi Setiakusuma, menyambut baik dan mengapresiasi kerja sama yang terjalin dengan Go-Pay tersebut. Pihaknya berharap kemudahan pembayaran di Kelenteng Sam Poo Kong melalui Go-Pay akan semakin meningkatkan minat masyarakat untuk berkunjung ke tempat wisata budaya itu.

"Go-Pay kami pilih sebagai mitra pembayaran elektronik karena memiliki basis pengguna yang sangat kuat di Kota Semarang. Di Kelenteng Sam Poo Kong, Go-Pay dapat dimanfaatkan sebagai alat pembayaran nontunai mulai dari tiket masuk hingga bazar makanan. Selain itu UMKM peserta bazaar juga akan mulai merasakan kemudahan transaksi non tunai," jelasnya.

Adapun bagi pengguna yang ingin membayar tiket masuk dan bazar makanan menggunakan Go-Pay cuma butuh beberapa langkah mudah. Cukup dengan memindai kode QR yang tersedia di loket maupun penjual makanan menggunakan aplikasi Go-jek, para pengguna sudah dapat masuk dan menikmati santapan yang ada di Kelenteng Sam Poo Kong.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Bisnis