Mengaku Kader Muhammadiyah Jateng, Klaim Dukung Jokowi-Ma’ruf

Forum Komunikasi Alumni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (Fokal IMM) Jawa Tengah menyatakan dukungan kepada Jokowi-Maruf Amin dalam konferensi pers di Semarang, Jateng, Selasa (5/2 - 2019). (Antara/Wisnu Adhi)
06 Februari 2019 22:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Segerombolan pendukung pasangan calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo dan Ma’ruf Amin dalam Pemilihan Presiden dan Wakil presiden (Pilpres) 2019, Selasa (5/2/2019), tampil dengan mengatasnamakan kader Muhammadiyah Jateng dan menggelar konferensi pers.

Orang-orang yang mengaku tergabung dalam Forum Komunikasi Alumni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (Fokal IMM) Jawa Tengah itu menyatakan bakal memenangkan pasangan Jokowi- Ma'ruf dalam Pilpres 2019. "Kami beserta elemen kader Muhammadiyah Jawa Tengah dengan ini menyatakan sikap mendukung pasangan Calon Presiden Bapak Joko Widodo dan K.H. Ma'ruf Amin pada Pilpres 2019," kata Muhammad Fahkrial Aulia yang mengaku sebagai wakil ketua Bidang Hukum dan Hak Asasi Manusia Fokal IMM Jateng.

Ia menjelaskan bahwa pernyataan sikap dan dukungan dari kader Muhammadiyah Jateng terhadap pasangan capres benomor urut 01 tersebut telah melalui kajian mendalam, Mereka menganggap Jokowi-Amin merupakan figur yang religiusitasnya tidak diragukan lagi. Selain itu, pencapaian pembangunan infrastruktur yang dilakukan pemerintahan saat ini juga dianggap sebagai alasan kuat bagi kader Muhammadiyah Jateng untuk mendukung pasangan Jokowi-Amin.

"Kami menilai kinerja pemerintah di bidang infrastruktur dalam empat tahun terakhir menjadi bukti nyata bahwa pemerintah telah menjalankan amanat undang-undang untuk memajukan kehidupan bangsa," paparnya.

Pembangunan infrastruktur, lanjut dia, juga merupakan salah satu syarat negara maju sehingga apabila ada pihak-pihak yang kurang sepakat dengan capaian pembangunan infrastruktur saat ini, maka bisa jadi itu cara berpikir orang yang tidak ingin maju. Diakuinya, kader Muhammadiyah tidak diperbolehkan terlibat politik praktis sesuai instruksi Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir.

"Muhammadiyah tidak berpolitik praktis, namun mempersilakan kadernya mendukung pasangan capres 01 atau yang lain," ujarnya, "keluarga Muhammadiyah jangan takut untuk menentukan pilihan politiknya."

Untuk memenangkan pasangan Jokowi-Amin, Fahkrial mengimbau seluruh alumni IMM Jateng dan warga Muhammadiyah mencoblos pasangan Jokowi-Amin saat pemungutan suara Pilpres 2019. "Kami juga menginstruksikan kepada seluruh pimpinan, kader, dan simpatisan IMM untuk menjadi anggota KPPS dan pengawas TPS di lingkungan masing-masing dalam rangka mewujudkan pemilu yang berintegritas," ujarnya.

Terkait dengan pernyataan dukungan kader Muhammadiyah Jateng untuk Jokowi-Amin yang baru kali pertama di Indonesia itu, dirinya mengaku siap dijewer oleh mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Amien Rais yang ditudingnya berperilaku tak wajar. "Siap, pernyataan Pak Amien Rais kami rasa tidak wajar, artinya tidak elok bagi seorang mantan Ketum PP Muhammadiyah, bahkan mengancam menjewer," katanya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Antara