Tak Ada Lawan, Yos Johan Utama Kembali Jabat Rektor Undip

Sekretaris MWA Undip sekaligus Ketua Pilrek Undip 2019-2024, Prof. Bambang Pramudon (kanan), menetapkan Prof. Yos Johan Utama sebagai rektor untuk kali kedua dalam sidang MWA di Gedung SA-MWA Undip, Tembalang, Semarang, Kamis (7/2 - 2019). (Semarangpos.com/Imam Yuda S.)
07 Februari 2019 19:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Profesor Yos Johan Utama kembali menjabat Rektor Universitas Diponegoro (Undip) Semarang. Penetapan Guru besar Hukum Acara Tata Usaha Negara itu sebagai rektor untuk kali kedua diputuskan dalam sidang Majelis Wali Amanat (MWA) Undip di Kampus Undip, Tembalang, Semarang, Kamis (7/2/2019).

Ketua MWA Undip. Muliaman Hadad, mengatakan Yos yang maju sebagai satu-satunya kandidat atau calon tunggal ditetapkan sebagai rektor melalui sidang yang diikuti 16 anggota MWA. Seluruh peserta sidang, melalui musyarawah mufakat telah sepakat memilih Yos sebagai rektor untuk masa bakti 2019-2024.

“Proses pemilihan melalui musyarawah mufakat ini telah sesuai daengan aturan tentang tata cara pemilihan rektor,” ujar Muliaman dalam sesi jumpa pers, Kamis.

Undip yang telah bertransformasi sebagai perguruan tinggi negeri berbadan hukum (PTN-BH) menggunakan acuan Peraturan Pemerintah (PP) No. 52 Tahun 2015 tentang Statuta Undip. Berdasar PP itu, MWA diberi kewenangan untuk menangkat maupun memberhentikan rektor dan juga menggelar pilrek.

Ketua Panitia Pilrek Undip, Prof. Bambang Pramudono, menyebutkan ada beberapa tahapan dalam pilrek kali ini. Tahapan itu, mulai dari persiapan, pendaftaran calon, penjaringan calon, hingga pemilihan.

“Sejak proses penjaringan sudah kita sosialisasikan. Namun, hanya ada satu calon yang maju,” ujar Bambang, yang juga menjabat sebagai Sekretaris MWA Undip.

Bambang mengaku proses pendaftaran bahkan sempat diperpanjang, tapi hingga batas waktu yang ditetapkan hanya ada satu kandidat yang mendaftar, yakni Yos yang merupakan petahana dan calon tunggal.

Sebelum penetapan, setiap anggota MWA yang hadir dalam sidang diminta untuk memberikan alasan menyetujui atau tidak terhadap Yos. Hasilnya, berdasarkan musyawarah mufakat seluruh anggota menyatakan sepakat untuk menetapkan Yos sebagai rektor terpilih.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya