BCA Targetkan KPR di Jateng Tumbuh 15%

Karyawan Bank Central Asia melayani nasabah. (JIBI/Felix Jody Kinarwan)
12 Februari 2019 02:50 WIB Alif Nazzala Rizqi Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — BCA menargetkan pertumbuhan kredit kepemilikan rumah (KPR) di Jawa Tengah tumbuh 13%-15% di tahun 2019 ini. Target tersebut setara dengan realisasi pertumbuhan pembiayaan rumah yang diraih sepanjang tahun 2018 lalu.

Sepanjang tahun 2018 lalu, BCA telah menyalurkan KPR hingga Rp 1 triliun di wilayah Jawa Tengah. Hampir 85%-nya merupakan rumah secondary market alias rumah bekas. Sedangkan primary market atau rumah baru hanya sekitar 15%.

Kepala Kantor Fungsional Kredit Konsumer (KFKK) BCA Semarang Ronald K. Laongan mengatakan target pertumbuhan yang relatif sama dengan tahun lalu itu dipatok dengan pertimbangan di tahun ini ada Pemilu 2019. Selain itu, pasar perumahan tahun ini juga belum tentu akan tumbuh signifikan.

“Bagi kami, bisa tumbuh seperti tahun kemarin saja sudah cukup bagus,” kata Ronald, Senin (11/2/2019).

Kendati demikian, ia yakin target pertumbuhan pembiayaan rumah itu akan tercapai karena setiap bulannya akan berbagai promo. “Nanti promo itu dalam rangka hari ulang tahun BCA, Februari ini Sekarang belum keluar promonya, Kira-kira pertengahan Februari ini akan keluar promonya seperti bunga rendah dan promo lainnya,” terangnya.

Dia menyebutkan dari pengalaman tahun 2017 dan 2018 yang juga ada promo serupa, pembiayaan rumah terjadi peningkatan yang begitu pesat.  “Seperti tahun 2017 lalu itu bunganya fixed dua tahun pertama hanya sekitar 6,5%, selanjutnya tiga tahunnya 7,8%. Kemudian tahun 2018 dua tahun pertama 5,6% dan tiga tahun berikutnya sebesar 6,61%. Nanti yang tahun ini kita tunggu saja sebentar lagi akan dikeluarkan kantor pusat, karena itu program nasional,” ujarnya.

Menurutnya, untuk kerja sama dengan pengembang atau developer, BCA memiliki beberapa persyaratan salah satunya minimal pengembang sudah berkecimpung di properti selama dua tahun. Hal itu merupakan salah satu strategi untuk menekan angka kredit bermasalah atau NPL (Noan Performing Loan).

“NPL kami untuk kredit rumah memang terus menurun, pada 2017 sebesar 1,3%, dan akhir 2018 lalu turun menjadi 0,6%. Tahun ini kita juga akan terus berupaya menjaga NPL yang rendah ini,” paparnya.

Dia menambahkan, BCA bakal terus mendekatkan diri dengan broker. BCA, katanya, akan menggelar gathering bersama broker, Selasa (12/2/2019) ini. Gathering itu juga merupakan bentuk apresiasi kepada broker yang selama ini sudah bekerja sama dengan BCA.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Bisnis