REI Sertifikasi Kompetensi 65 Pengembang di Jateng

13 Februari 2019 04:50 WIB Alif Nazzala Rizqi Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Real Estate Indonesia (REI) akan melakukan sertifikasi kompetensi 65 pengembang properti anggota REI di Jawa Tengah, Kamis-Jumat (14-15/2/2019) mendatang. Uji kompetensi itu dilaksanakan satu-satunya lembaga sertifikasi bisnis properti yang diakui pemerintah saat ini, yakni Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) REI.

Ketua DPD REI Jateng, M.R. Prijanto mengatakan ke-65 peserta yang ikut uji kompetensi dalam sertifikasi REI itu merupakan anggota REI yang baru bergabung pada tahun 2018 lalu. Sertifikasi itu sesuai dengan UU No. 1/2011 tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman yang mensyaratkan pengembang di Indonesia harus bersertifikat. 

"Ini disyaratkan supaya pengembang memang betul-betul berkompeten dalam membangun. Jadi benar-benar tahu, sehingga tidak dibilang abal-abal yang tahu-tahu pergi," katanya dalam kegiatan diklat bagi anggota DPD REI Jateng di Haris Hotel Semarang, Jawa Tengah, Selasa (12/2/2019).

Dikatakan, pada masa mendatang sedikitnya 300 anggota REI Jateng akan disertifikasi semua. Tidak menutup kemungkinan kalangan di luar anggota REI yang ingin disertifikasi juga akan dilayani. 

"Sementara memang kami masih anggota dulu, namun tidak meuntup kemungkinan yang ingin disertifikasi REI juga bisa. Beberapa daerah juga ada yang minta, karena LSP REI ini memang satu-satunya," ujarnya. 

Ditambahkan, ada tujuh skema uji kompetensi yang bisa diikuti oleh para pengembang mulai pemilihan lokasi, membangun hunian, memasarkan, perizinan, keuangan, managemen dan lainnya. Namun, lanjutnya pada sertifikasi kali ini dibatasi hanya dua saja.  "Sertifikasi di Jateng perdana, sebelumnya di Jawa Barat, minggu depan, Palembang, Pekan Baru, Batam, setiap bulan bergerak untuk sertifikasi anggota REI se-Indonesia yang jumlahnya lebih dari 5000 pengembang," ujarnya.

Sementara pada kegiatan diklat anggota DPD REI Jateng tersebut diikuti sebanyak 165 anggota. Kegiatan sendiri akan dilakukan selama dua hari Selasa - Rabu (12-13/2/2019) dan dilanjutkan sertifikasi kompetensi pengembang tersebut.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Bisnis