Cerita Nostalgia Gubernur & Keinginan Pacu Usaha Kreatif di Jateng

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, didampingi Kepala Diskominfo Jateng, Riena Retnaningrum (paling kiri), berfoto bersama awak redaksi Harian Umum Solopos di ruang kerja Gubernur Jateng, Kota Semarang, Rabu (13/2 - 2019). (Semarangpos.com/Imam Yuda S.)
14 Februari 2019 12:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Seru, akrab, dan santai. Ketiga kata itu tampaknya layak untuk menggambarkan suasana pertemuan antara Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo, dan awak redaksi Harian Umum Solopos di ruang kerja gubernur, Kota Semarang, Rabu (13/2/2019).

Ganjar yang siang itu mengenakan batik berwarna cokelat keemasan terlihat santai. Ia bahkan sesekali bercanda sambil mengenang masa lalu saat masih berpacaran dengan mantan jurnalis Solopos yang saat ini telah menjadi istrinya, Siti Atiqoh.

“Ini teman-teman dari Solopos, mantan tempat istri saya bekerja. Istri saya dulu juga bekerja sebagai ‘buruh’ di tempat mereka,” ujar Ganjar saat memperkenalkan awak redaksi Solopos kepada para stafnya.

Ucapan Ganjar itu pun disambut gelak tawa seluruh orang yang hadir di ruangan itu. Pemimpin Redaksi (Pimred) Solopos, Suwarmin, langsung merespons dengan menyebut penampilan Ganjar tak banyak berubah seperti saat masih muda. “Penampilan Pak Ganjar dari dulu enggak berubah. Cuma rambutnya saja,” ujar Suwarmin.

Meski penuh canda, obrolan antara awak redaksi Solopos dengan orang nomor satu di jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng itu tetap melahirkan sebuah gagasan. Terutama dalam hal pemberitaan yang bermanfaat bagi publik.

Salah satu gagasan itu tak lain tentang cara membangkitkan jiwa kewirausahaan pada masyakat melalui usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang kreatif. Terlebih lagi manfaat UMKM dirasa sangat banyak. Tak hanya mampu mengurangi pengangguran dengan menambah lapangan kerja, UMKM juga dipercaya mampu menekan angka kemiskinan di Jateng yang saat ini mencapai 11,19% atau sekitar 3,87 juta orang.

Suwarmin mengaku selama ini Harian Umum Solopos memang kerap memberitakan UMKM yang inspiratif. Bahkan, beberapa waktu lalu Solopos sempat memberitakan seorang warga di Wonogiri yang sukses melakoni bisnis konveksi, yakni Regar Sport.

Bisnis konveksi Regar Sport saat ini memiliki omzet hingga miliaran rupiah setiap bulannya. Untuk memenuhi pesanan, Regar Sport juga kerap memberdayakan warga sekitar, terutama kaum ibu-ibu.

“Usahanya itu sekarang omzetnya mencapai Rp6 miliar per bulan. Produknya sekarang sudah merambah pasar nasional, bahkan siap ke level internasional,” ujar Suwarmin.

Ganjar pun mengaku takjub dengan cerita Suwarmin itu. Ia mengaku selama ini selalu mendukung usaha rakyat. Bahkan Ganjar kerap memajang hasil atau produk UMKM kreatif di lemari ruang kerjanya. Salah satunya adalah kerajinan miniatur skuter yang diperoleh dari perajin berkebutuhan khusus di Semarang.

“Sangat inspiratif. Saya senang dengan warga yang kreatif. Kapan-kapan saya mau datang ke perajin konveksi itu,” ujar Ganjar.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Bisnis