Prabowo Berencana Salat Jumat di Masjid Kauman Semarang

Calon presiden nomor urut 02 dalam Pilpres 2019, Prabowo Subianto, menyampaikan pidato saat mengunjungi Pondok Pesantren Darul Qur'an Salafiyah di Demakijo, Karangnongko, Klaten, Jawa Tengah, Selasa (30/10 - 2018). (Antara/Aloysius Jarot Nugroho)
14 Februari 2019 10:50 WIB Yusran Yunus Semarang Share :

Semarangpos.com, JAKARTA — Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi menjadwalkan salat Jumat calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto di Masjid Agung (Masjid Kauman) Kota Semarang, Jumat (15/02/2019) besok. "Tetapi kalau dilarang, kami pasti akan mencari tempat lain. Di dalam agama Islam, salat Jumat itu wajib bagi laki-laki. Kita lihat nanti," kata Wakil Ketua BPN Prabowo-Sandi, Nanik S. Deyang, kepada Jaringan Informasi Bisnis Indonesia (JIBI), Kamis (14/02/2019) pagi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun JIBI, pihak takmir atau pengelola Masjid Agung Semarang mengadukan rencana capres Prabowo Subianto bersalat Jumat di Masjid Agung Semarang ke Bawaslu Kota Semarang lantaran dianggap memiliki nuansa politis. Rencana Prabowo menunaikan salat Jumat tersebut diumumkan secara meluas ke seantero Kota Semarang.

Ribuan pamflet tersebar, termasuk ditempel di kampus-kampus dan masjid maupun musala se-Kota Semarang. Pamflet dan undangan mengikuti salat Jumat bersama Prabowo Subianto itu, juga viral di media sosial seperti Facebook, Twitter, dan Instagram.

Ketua Masjid Agung Semarang (Masjid Kauman), K.H. Hanief Ismail yang dihubungi JIBI, Kamis pagi, membenarkan rencana capres Prabowo Subianto menunaikan salat Jumat di Masjid Kauman itu.  "Memang beberapa hari lalu, kami didatangi oleh pengurus Partai Gerindra yang memberitahukan rencana Pak Prabowo mau menunaikan salat Jumat. Waktu itu, kami katakan tidak masalah, siapapun yang muslim hendak salat ke sini, silakan. Namun dalam perkembangan, kami mendapati pamflet yang berisi ajakan salat Jumat bersama capres Prabowo Subianto. Ini tidak benar karena hendak mempolitisasi kegiatan ibadah salat Jumat," katanya.

Berdasarkan informasi yang diterima K.H. Hanief Ismail, pihak Bawaslu Kota Semarang akan mengawasi kegiatan capres Prabowo Subianto menunaikan ibadah Salat Jumat di Masjid Kauman Semarang.  "Apakah Bawaslu melarang atau tidak kegiatan tersebut, kami menunggu respons dari Bawaslu. Tapi katanya, mereka akan mengirim pengawas. Kami hanya keberatan jika kegiatan itu dipolitisasi," tegasnya.

Masjid Kauman Semarang merupakan masjid tertua di Kota Semarang, kini menjadi cagar budaya dan menjadi kebanggaan warga Semarang, berlokasi di alun-alun (pusat kota), berdekatan dengan pusat pemerintahan dan pusat perdagangan (Pasar Johar). Masjid ini menjadi satu-satunya masjid di Tanah Air, yang mengumumkan kemerdekaan bangsa Indonesia, hanya beberapa saat setelah Dwi Tunggal Soekarno-Hatta memproklamirkan kemerdekaan bangsa Indonesia.

Adalah almarhum dr. Agus, salah seorang jemaah aktif di Masjid Kauman Semarang yang mengumumkan kemerdekaan bangsa Indonesia itu di hadapan jemaah salat Jumat dari mimbar jumat. Untuk menghormati peristiwa tersebut, presiden pertama, Soekarno, meluangkan waktu menunaikan salat Jumat dan berpidato di masjid ini pada tahun 1952.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Bisnis