2019, Kompleks Stadion Jatidiri Digelontor Rp600 Juta

Situasi proyek renovasi Stadion Jatidiri, Kota Semarang, Jateng. (Antara)
20 Februari 2019 08:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Jawa Tengah (Jateng) menganggarkan dana Rp600 miliar untuk kompleks Stadion Jatidiri, Kota Semarang, pada tahun 2019 ini. Dana sebesar itu digunakan untuk proses finishing proyek renovasi kompleks stadion yang berdiri sejak 1991 silam itu.

Kepala Disporapar Jateng, Sinoeng N. Rachmadi, mengatakan saat ini proses renovasi kompleks Stadion Jatidiri sudah mencapai tahap finishing. Kendati demikian, proses finishing itu belum bisa dikerjakan karena masih menunggu lelang pemenang proyek.

“Semoga awal Maret ini sudah kita ketahui pemenang tender. Berkas lelang juga sudah kita serahkan ke ULP Biro Pengadaan Barang dan Jasa. Kalau sudah diketahui pemenangnya, proyeknya sudah bisa dikerjakan,” ujar Sinoeng saat dijumpai wartawan di Gets Hotel, Semarang, Selasa (19/2/2019).

Sinoeng menargetkan pada tahun 2019 ini, pembangunan fisik kompleks Stadion Jatidiri sudah bisa selesai. Sehingga, tahun 2020 pembangunan tinggal fokus pada fasilitas penunjang, seperti ornamen stadion dan lain-lain.

 “Semoga tahun 2020 seluruh pembangunan bisa terselesaikan. Harapannya, 2020 sudah bisa digunakan,” imbuh Sinoeng.

Sinoeng menambahkan pembangunan tahap ketiga atau finishing yang menjadi fokus pengerjaan pada 2019,  meliputi fasilitas olahraga seperti venue bola voli pasir, lintasan sepatu roda, hingga beberapa fasilitas penunjang lain, seperti tribune stadion, dan lain-lain.

“Kalau dihitung sejak pembangunan dimulai [2016] sampai sekarang progresnya sekitar 40%. Makanya, tahun ini kita akan kebut,” imbuh mantan Kepala Satpol PP Jateng itu.

Sementara itu, disinggung peluang PSIS Semarang menggunakan lapangan Stadion Jatidiri untuk mengarungi Liga 1 musim ini, Sinoeng mengaku hal itu akan sulit terwujud. Hal itu dikarenakan Stadion Jatidiri belum selesai sepenuhnya.

“Lapangannya belum bisa dipakai. Masih banyak kekurangan. Kalau untuk klub sepak bola nanti akan kita komunikasikan, harapan kami sih semoga bisa digunakan menggelar Asian School Games tahun ini,” imbuh Sinoeng.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya