Red Doorz Kini Rambah 5 Kota Besar di Jateng

Ilustrasi layanan kamar di hotel Red Doorz. (Bisnis)
22 Februari 2019 14:50 WIB Deandra Syarizka Semarang Share :

Semarangpos.com, JAKARTA — Platform pemesanan hotel online budget, Red Doorz, memperluas propertinya di empat kota besar di Jawa Tengah untuk mendukung pengembangan pariwisata dan ekonomi lokal. Keempat kota yang baru dilayani Red Doordz itu adalah Semarang, Solo, Magelang, dan Purwokerto.

Country Manager Red Doorz Indonesia, Mohit Gandas, mengatakan pihaknya mendukung pariwisata lokal dan ekonomi lokal dengan cara mengembangkan dan memberikan pengalaman yang menyenangkan bagi wisatawan. Diakuinya, Yogyakarta yang telah dilayani sebelumnya, menurut Dinas Pariwisata DIY mencatkan dua juta pengunjung pada tahun 2018.

“Kami percaya [kota-kota di] Jawa Tengah adalah kota yang semakin menarik bagi para wisatawan, wilayah ini memiliki banyak [objek] wisata alam, sejarah, dan budaya yang menarik bagi para wisatawan,” ujarnya seperti dikutip dari siaran pers, Jumat (22/2/2019).

Karena itulah, Red Doorz menurutnya, menganggap perlu memperluas pertumbuhan properti di Jawa Tengah. "Tidak hanya ke Yogyakarta tetapi daerah lain seperti Semarang, Solo, dan kami juga menambahkan kota-kota baru ke dalam daftar ekspansi kami yaitu, Magelang dan Purwokerto," tegas Mohit Gandas.

Dia menambahkan, saat ini, Red Doorz memiliki 103 properti yang sudah beroperasi sepenuhnya di Jawa Tengah. Dengan tim lokal yang kuat di lapangan yang datang dari beragam latar belakang dan pengetahuan mendalam tentang sektor perjalanan dan perhotelan lokal, Red Doorz sepenuhnya menjalankan unit operasinya di kota-kota di Indonesia, mulai dari layanan pelanggan, operasional dan penjualan produk hingga branding, keuangan dan pemasaran.

Selain itu, sambungnya, perusahaannya juga telah  mengembangkan teknologi sendiri menggunakan analisis data yang secara akurat memproyeksikan permintaan pada area yang bisa memiliki lebih banyak hotel atau properti untuk mendorong lebih banyak langkah bagi wisatawan.

Kepala Bidang Pemasaran dari Dinas Pariwisata DIY, Marlina Handayani, mengapresiasi langkah Red Doorz untuk mengembangkan bisnis serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal yang tentu sangat bermanfaat bagi warga Jateng dan DIY. “Hal ini sangat membantu kami dalam menarik wisatawan dan meningkatkan jumlah kunjungan ke daerah-daerah strategis di kedua wilayah tersebut. Semoga kerja sama yang terjalin antara Red Doorz dan pihak-pihak lain dapat berlangsung terus dan memberikan hasil yang signifikan,” ujarnya.

Red Doorz saat ini beroperasi di 40 kota di Indonesia yang meliputi kota-kota di Bali, Balikpapan, Bandung, Bangka, Banjarmasin, Banyuwangi, Batam, Belitung, Bogor, Ciamis, Cirebon, Jakarta, Jambi, Lampung, kota-kota di Lombok, Magelang, Malang, Makassar, Manado, Medan, Palangkaraya , Palembang, Pangandaran, Pekanbaru, Samarinda, Semarang, Solo, Sukabumi, Surabaya, dan kota-kota di DIY.

Red Doorz berkantor pusat di Singapura dengan kehadiran yang kuat di Indonesia, Filipina, dan Vietnam. Red Doorz saat ini beroperasi di 40 kota di empat negara dengan lebih dari 17.000 kamar yang semua dijual melalui platform online dan aplikasi seluler.

RedDoorz telah menerima investasi dari investor terkemuka seperti Jungle Ventures, Susquehanna International Group, International Finance Corporation (Bank Dunia), 500 Startups, dan Innoven Capital (dengan hubungan dengan Temasek dan UOB).

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Bisnis