Terlibat Tawuran, Puluhan Pelajar Magelang Dicokok Polisi

Ilustrasi Kapolres Magelang AKBP Yudianto Adhi Nugroho menunjukkan senjata tajam barang bukti tawuran antarpelajar. (Antara/Heru Suyitno)
22 Februari 2019 22:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, MAGELANG — Jajaran Polsek Borobudur, Kamis (21/2/2019), mengamankan sekitar 30 perajar yang diduga terlibat tawuran. Perkelahian massal itu mengakibatkan empat pelajar dan seorang pemuda lainnya mengalami luka-luka.

Kapolsek Borobudur AKP Didi Dewantoro mengatakan tawuran tersebut sejatinya terjadi di wilayah Kecamatan Tempuran, Kabupaen Magelang, Jawa Tengah. Aparat Polsek Borobudur membantu back up aparat Polsek Tempuran karena pelajar yang terluka berobat ke Puskesmas Borobudur.

"Akhirnya, mereka kami amankan di Mapolsek Borobudur dan nanti dilimpahkan ke Tempuran. Terus yang luka dirujuk ke RS Muntilan dan RS Tidar Kota Magelang," katanya.

Dalam kejadian tersebut, dua orang korban dirawat di RS Muntilan, yakni Riyan yang terluka di pinggang dan Zakaria yang terluka di pinggang. Tiga orang yang terdiri atas dua pelajar, yakni Muhammad Wahid Alfaruki, 20, warga Plikon, Trasan, Bandongan dan Ardiansyah, 16, warga Karet, Magelang, serta seorang pemuda lain bernama Muhammad Likun, 21, warga Wonosaren, Kedungsari, Bandongan juga mengalami luka-luka.

Muhammad Likun mengatakan bahwa sebelum kejadian, ia bermaksud mengantarkan Alfaruki menemui temannya di daerah Tempuran. Namun, tiba-tiba saat melintas di kawasan itu, mereka dikejar beberapa orang yang tidak dikenal yang mengendarai sepeda motor.

"Saya boncengan dengan Alfaruki, tiba-tiba dikejar 15 orang yang naik sepeda motor. Saya dibacok kena pinggang sebelah kanan, terus berhenti. Alfaruki yang saya boncengkan turun [lalu] dibacok kena dada," kata Likun.

Setelah membacok, kata dia, pelaku yang masih memakai seragam sekolah tersebut langsung kabur. Ia lantas meminta tolong temannya untuk diantar ke RSUD Tidar Kota Magelang.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

 

Sumber : Antara