Banjir Bandang Landa Kudus, Jalur Pantura Tersaput Lumpur

Jalur jalan pantura di wilayah Kudus, Jawa Tengah tersaput lumpur setelah tergenang banjir bandang, Jumat (22/2 - 2019). (Antara/Akhmad Nazaruddin Lathif)
23 Februari 2019 14:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, KUDUS — Banjir bandang, Jumat (22/2/2019), melanda dua desa di Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Alhasil jalur jalan pantai utara (pantura) Pulau Jawa di wilayah setempat tersaput lumpur dan membuat arus lalu lintas terganggu.

Selain mengakibatkan jalur jalan pantura Kudus tersendat hingga beberapa kilometer karena adanya genangan lumpur akibat meluapnya air Sungai Klaling, banjir juga mengakibatkan bangunan kantin di gedung Loka Bina Karya (LBK) Desa Klaling, Kecamatan Jekulo, Kudus jebol karena tidak mampu menahan terjangan air.

Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus Bergas Catursasi Penanggungan mengatakan  banjir bandang terjadi antara pukul 13.30 WIB-14.00 WIB. Air bah melanda wilayah Desa Pladen dan Klaling, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, Jateng. Akibat banjir bandang tersebut, sekitar 40-an rumah warga di Desa Pladen, pertokoan dan Mapolsek Jekulo, serta SMAN 1 Jekulo terendam luapan air sungai.

Untuk korban jiwa, kata dia, masih nihil, sedangkan nilai kerugian diperkirakan mencapai Rp30-an juta. Ia memperkirakan banjir bandang disebabkan karena hujan dengan intensitas tinggi di Pegunungan Patiayam, Jekulo, Kudus.

Dainuri, warga Klaling mengungkapkan sebelum banjir melanda, hujan deras disertai angin mengguyur daerah setempat sekitar pukul 13.00 WIB.  Kemudian, lanjut dia, air bah tiba-tiba datang menerjang dan menghancurkan tembok sebelah timur warung miliknya.

Selain menerjang kantin milik Dainuri, banjir bandang juga menerjang Polsek Jekulo, KUA Jekulo dan SMA 1 Jekulo, Loka Bina Karya Jekulo, BRI Jekulo, serta Koramil Jekulo. Terminal truk Klaling dan Puskesmas Jekulo juga sempat dilewati derasnya air banjir.

Setelah air berangsur surut, warga mulai membersihkan rumahnya dari lumpur yang masuk ke dalam rumah maupun kompleks perkantoran. Petugas BPBD Kudus dibantu warga setempat diterjunkan untuk membersihkan jalan maupun bangunan perkantoran yang terdampak dengan dibantu truk tangki.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Antara