April, Jokowi Janji Cairkan Bansos PKH & BNPT Tahap II

Presiden Joko Widodo menunjukkan bambu saat acara Penyaluran Bantuan PKH dan BPNT di Cilacap, Jateng, Senin (25/2 - 2019). (Semarangpos.com/Humas Pemprov Jateng)
25 Februari 2019 22:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, CILACAP — Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan mencairkan bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap kedua 2019 pada April nanti. 

Hal itu disampaikan Jokowi saat menghadiri acara penyaluran bansos PKH dan BNPT tahap pertama 2019 di Cilacap, Jawa Tengah (Jateng), Senin (25/2/2019). Jokowi pun meminta masyarakat penerima bantuan PKH maupun BNPT bisa memperhitungkan secara bijak penggunaannya. Terlebih, mereka baru saja menerima bantuan PKH dan BNPT tahap satu.

"Jangan tergesa-gesa. Harus ada perencanaan yang matang sejak lama. Kalau sekarang sudah tahu bahwa April mau cair, ayo mulai sekarang diperhitungkan," papar Jokowi dikutip dalam siaran pers Humas Pemprov Jateng, Senin.

Pemerintah, lanjut Jokowi, selama 2018 lalu telah menyalurkan Rp19,2 triliun untuk keperluan bansos tersebut. Sementara, tahun ini jumlah bansos itu mengalami kenaikan menjadi Rp34,4 triliun.

"Tahun depan akan kita hitung lagi, kalau ada ruang anggaran untuk menambah, APBN cukup maka pasti akan kami tambah," terang Jokowi.

Menteri Sosial, Agus Gumiwang Kartasasmita, menyebutkan pemerintah telah menyalurkan bansos PKH dan BPNT tahap satu 2019 di Jateng mencapai Rp2 triliun. Perinciannya yakni Rp1,74 triliun untuk bantuan PKH dan Rp284 miliar untuk BPNT.

"Sementara bantuan sosial di Kabupaten Cilacap tahap pertama ini sebesar Rp108,2 miliar, dengan rincian bantuan PKH Rp92,6 miliar dan sisanya bantuan BPNT sebesar Rp15,6 miliar," ucapnya.

Agus menerangkan, bantuan-bantuan sosial yang diberikan pemerintah menurut evaluasi Bank Dunia tahun 2018 terbukti berkontribusi positif sekitar 10% pada peningkatan kualitas dan kuantitas konsumsi masyarakat Indonesia.

"Selain itu, PKH juga berkontribusi pada 65% pengurangan stunting berat serta peningkatan partisipasi anak sekolah mencapai 95%. Selain itu, PKH juga berkontribusi pada peningkatan kemandirian masyarakat yang akan terus kami tingkatkan," ujar Agus.

Terpisah, Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, menyampaikan terima kasih kepada pemerintah atas berbagai program untuk membantu masyarakat miskin. Menurutnya, adanya bantuan tersebut membuat harapan hidup masyarakat, khususnya Jateng semakin baik,

"Dengan PKH dan BPNT ini, harapan masa depan masyarakat akan semakin baik. Kami sangat senang dan berharap berbagai bantuan yang diberikan ini bisa membuat masyarakat sejahtera dan mandiri," kata Ganjar.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya